Kemnaker Matangkan Strategi Tripartit Jelang ILC ke-114 di Swiss, Bahas Dampak AI pada Dunia Kerja
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mematangkan strategi keberangkatan Delegasi Tripartit Indonesia dalam menghadiri Internat
EKONOMI
LOMBOK BARAT - Kabar duka menyelimuti keluarga besar Brigpol Esco Faska Rely, anggota Polsek Sekotong, yang ditemukan tak bernyawa di sebuah kebun di Desa Nyiur Lembang, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, pada Minggu (24/8/2025).
Kematian mendadak ini mengejutkan banyak pihak, terutama keluarga dan kerabat dekat almarhum.
Istri Esco, yang juga merupakan seorang polwan dan bertugas di Polsek Lembar, tak kuasa menahan kesedihan. Menurut Riani, sepupu keluarga almarhum, sang istri bahkan sempat tidak bisa bangun setelah mendapat kabar penemuan jenazah.
"Begitu dikabari ada orang meninggal, istrinya tidak bisa bangun, syok sekali," kata Riani, Selasa (26/8/2025).
Brigpol Esco terakhir terlihat oleh keluarganya saat berpamitan untuk bertugas di Sekotong pada Selasa, 19 Agustus 2025. Setelah itu, ia tak pernah kembali dan tak dapat dihubungi, menimbulkan kekhawatiran yang akhirnya terjawab dengan tragis.
"Dicari di rumah keluarga juga tidak ketemu. Akhirnya baru ketahuan sekarang mayatnya ditemukan," tambah Riani.
Esco meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih balita, masing-masing berusia empat dan dua tahun. Kerabatnya, Riky, mengatakan bahwa Esco dikenal sebagai sosok yang pendiam, ramah, dan tidak pernah memiliki masalah dengan siapapun.
"Terakhir ketemu tanggal 13 Agustus. Dia mampir beli kepiting habis patroli. Setelah itu saya kirim pesan, centang dua tapi tidak dibalas," ujar Riky.
Hingga kini, penyebab pasti kematian Brigpol Esco masih diselidiki oleh pihak kepolisian. Dugaan sementara menyebut adanya luka akibat benda tumpul, namun proses autopsi dan investigasi lanjutan masih berjalan.
Keluarga berharap agar kepolisian mengusut tuntas kasus ini agar tidak menyisakan tanda tanya dan memberikan keadilan bagi almarhum yang dikenal baik oleh lingkungannya.
"Kami minta kasus ini diungkap, karena Esco bukan orang yang suka cari masalah," pungkas Riky.*
(bs/j006)
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mematangkan strategi keberangkatan Delegasi Tripartit Indonesia dalam menghadiri Internat
EKONOMI
JAKARTA Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Agus Fatoni, menegaskan komitmennya dalam memperce
EKONOMI
SUMEDANG Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjadjaran (UPZ IKA Unpad) menyalurkan daging kurb
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mengubah pola distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari enam hari menjadi lima hari dalam sep
NASIONAL
MEDAN Forum Jurnalis Medan menyembelih empat ekor hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H / 2026 M. Kegiatan yang berlangsun
NASIONAL
BANDA ACEH Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menyembelih 14 ekor hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H / 2026 M. Kegi
NASIONAL
PEKANBARU Penggerebekan pesta narkoba di sebuah tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru, Riau, menyeret nama anak Bupati Pelalawan, Zukri
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pakar telematika Roy Suryo menilai penanganan kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo berlangsung terlalu lama
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Partai Golkar membela program bantuan 1.098 sapi kurban Presiden Prabowo Subianto yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Be
POLITIK
JAKARTA Permadi Arya alias Abu Janda membantah tudingan penghinaan terhadap masyarakat Sumatera Barat setelah dirinya dilaporkan ke Bare
HUKUM DAN KRIMINAL