Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
MEDAN — Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Sumatera Utara (Sumut) mengecam keras tindakan perampasan handphone milik wartawan yang terjadi saat peliputan sidang terdakwa Brigadir Bayu Sahbenanta Perangin-angin (29) di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (29/9/2025).
Ketua Forwakum Sumut, Aris Rinaldi Nasution, menilai perampasan yang dilakukan oleh salah satu kerabat terdakwa merupakan bentuk penghalangan terhadap kerja-kerja jurnalistik, yang telah dijamin oleh Undang-Undang Pers.
"Tindakan yang dilakukan perempuan tersebut jelas bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan dapat dikenai sanksi pidana sesuai Pasal 18 ayat (1) UU tersebut," tegas Aris dalam keterangannya kepada media, Selasa (30/9/2025).Baca Juga:
Aris menambahkan bahwa kebebasan pers merupakan salah satu pilar utama demokrasi.
Oleh karena itu, segala bentuk kekerasan, intimidasi, atau pembatasan terhadap jurnalis merupakan pelanggaran hukum yang serius dan bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi.
"Setiap jurnalis berhak meliput peristiwa publik tanpa tekanan atau intimidasi. Jika dibiarkan, ini akan menjadi preseden buruk bagi kemerdekaan pers di Indonesia," ujarnya.
Ia juga mengimbau seluruh jurnalis untuk tetap teguh menjalankan tugas sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) serta tidak tunduk pada segala bentuk intimidasi.
"Pembatasan terhadap kerja jurnalistik yang sah adalah bentuk pembungkaman kebebasan pers. Ini tidak dapat dibenarkan dalam negara hukum dan demokrasi seperti Indonesia," pungkas Aris.
Insiden tersebut terjadi usai sidang pembacaan tuntutan terhadap Brigadir Bayu yang digelar di ruang sidang Cakra VI, PN Medan.
Suasana persidangan mendadak ricuh usai jaksa menuntut terdakwa dengan pidana 8 tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider 4 bulan kurungan, atas kasus dugaan pemerasan terhadap 12 kepala sekolah di Sumatera Utara.
Saat kericuhan terjadi, sejumlah wartawan yang bertugas di PN Medan tengah mengabadikan momen sidang melalui foto dan video.
Tiba-tiba, seorang perempuan, yang diketahui sebagai kerabat terdakwa, berusaha menghalangi peliputan dan bahkan merampas ponsel salah satu jurnalis.
"Kalian jangan-jangan rekam-rekam!" teriak perempuan itu dengan nada tinggi, sebelum akhirnya merampas handphone milik wartawan.
Perangkat yang dirampas akhirnya dikembalikan setelah wartawan menyatakan identitasnya.
Namun, perempuan tersebut masih sempat melontarkan kata-kata bernada merendahkan.
"Wartawan? Wartawan siapa rupanya kau!" ujarnya sambil meninggalkan ruang sidang.
Forwakum Sumut mendesak pihak berwenang untuk mengusut insiden ini secara serius dan memberikan perlindungan terhadap jurnalis yang menjalankan tugasnya sesuai hukum.
"Jurnalis tidak boleh diintimidasi atau dihalangi dalam menjalankan tugasnya, apalagi saat meliput sidang yang merupakan peristiwa publik," tutup Aris.*
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN