Diduga Bebankan Biaya Rp16 Juta ke Pasien BPJS, Dokter dan RS Dilaporkan
MEDAN Seorang pasien lanjut usia berinisial MS (72), warga Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, melaporkan seorang dokter spesialis ortoped
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPSEL – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tapanuli Selatan tetap melanjutkan agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait sengketa lahan antara masyarakat Angkola Timur dan Sipirok dengan PT Toba Pulp Lestari (TPL), meski pihak perusahaan tidak hadir dalam rapat yang digelar pada Senin, 6 Oktober 2025.
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Komisi B Gedung DPRD Tapanuli Selatan itu dihadiri oleh sejumlah warga yang terdampak langsung oleh konflik lahan.
Ketidakhadiran pihak perusahaan dalam agenda resmi DPRD ini memicu kekecewaan dan kecaman keras dari masyarakat.Baca Juga:
"Ironis. DPRD Komisi B sudah mengirim surat panggilan resmi, tapi pihak TPL tidak menghargainya. Mereka beralasan ada kegiatan lain. Kalau seperti ini, bagaimana mungkin masalah masyarakat bisa selesai?" ujar Parda Pulungan, salah satu perwakilan warga.
Dalam forum tersebut, masyarakat menyampaikan dampak langsung dan emosional dari konflik lahan yang telah berlangsung bertahun-tahun.
Salah satu kisah paling menyentuh datang dari Madonna, seorang warga yang menjadi korban langsung.
"TPL sudah tidak bisa ditoleransi. Saya adalah korban nyata. Saat perusahaan menggarap kebun karet kami, suami saya melihat langsung pohon-pohon karet yang menjadi sumber penghidupan kami ditebang. Ia langsung syok, kejang-kejang, dan meninggal dunia di rumah sakit," ungkapnya dengan suara bergetar.
Madonna menambahkan bahwa pihaknya bersama warga lain hanya ingin kehidupan yang damai dan hak atas tanah mereka dihormati.
Eddy Arryanto Hasibuan, S.H., Wakil Ketua Komisi B DPRD Tapanuli Selatan dari Fraksi Gerindra, menegaskan bahwa lembaga legislatif akan terus berpihak kepada rakyat dan tidak akan membiarkan konflik berlarut-larut tanpa kejelasan.
"Meski TPL tidak hadir, kami tetap mendengarkan aspirasi masyarakat. Kami hadir sebagai pelindung rakyat. Sengketa ini harus diselesaikan. Tidak boleh ada lagi warga yang merasa dizalimi," tegas Eddy.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pihak perusahaan agar menunjukkan itikad baik dan menghormati undangan resmi DPRD.
"Ini memang RDP pertama, tetapi bila nanti TPL sampai tiga kali mangkir dari undangan resmi kami, maka kami akan mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan penjemputan paksa terhadap perwakilan TPL. Semua ini demi keadilan dan penyelesaian damai dan beradab," tegasnya.
Sengketa antara masyarakat Angkola Timur dan Sipirok dengan PT TPL bukan hal baru.
Konflik ini sudah berulang kali menjadi sorotan media dan publik karena menyangkut dugaan pengelolaan lahan tanpa persetujuan warga, yang berdampak langsung pada ekonomi dan psikologis masyarakat.
RDP yang digelar kali ini menjadi langkah awal penting untuk mencari solusi konkret dan mendorong pihak perusahaan agar bertanggung jawab secara sosial dan hukum atas dampak yang ditimbulkan.
Publik kini menanti langkah lanjut dari DPRD, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, serta aparat penegak hukum dalam memastikan konflik ini diselesaikan dengan adil, transparan, dan berlandaskan pada hak-hak masyarakat adat dan hukum yang berlaku.*
MEDAN Seorang pasien lanjut usia berinisial MS (72), warga Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, melaporkan seorang dokter spesialis ortoped
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bertindak tegas terhadap seluruh pela
NASIONAL
JAKARTA Meta angkat bicara terkait kekhawatiran pemerintah India mengenai fitur username WhatsApp yang dinilai berpotensi meningkatkan ri
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam pada perdagangan Minggu (5/7/2026) terpantau tidak mengalami peruba
EKONOMI
JAKARTA Kylian Mbappe kembali menunjukkan ketajamannya di Piala Dunia 2026. Penyerang andalan Prancis itu kini menyamai koleksi gol Lione
OLAHRAGA
JAKARTA Polemik antara PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali memanas. Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menilai
POLITIK
JAKARTA Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Golkar Ahmad Irawan menyoroti kembali terjadinya operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pembe
POLITIK
LANGKAT Kabupaten Langkat kembali menjadi sorotan nasional setelah dua bupati secara berturutturut terjerat operasi tangkap tangan (OTT)
HUKUM DAN KRIMINAL
HOUSTON Timnas Maroko memastikan langkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Kanada dengan skor telak 30 pada l
OLAHRAGA
PHILADELPHIA Timnas Perancis memastikan tiket ke babak perempat final Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Paraguay dengan skor tipis 10 pa
OLAHRAGA