Korban Gempa M 7,7 NTT Terus Bertambah: 20 Orang Tewas, Dua Warga Diduga Masih Tertimbun
NTT Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 15 Agus
PERISTIWA
BANYUMAS — Kasus pengrusakan rumah milik Sulistiyani (46), warga Desa Pasiraman Kidul, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, terus menjadi sorotan publik.
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu, 5 Juli 2025 itu diduga dilakukan oleh sekelompok orang atas perintah Rizki Maulidani dan menyebabkan trauma mendalam bagi penghuni rumah, termasuk seorang lansia berusia 90 tahun dan dua anak kecil.
Menurut keterangan korban, aksi perusakan berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB hingga 11.00 WIB. Saat kejadian, para pelaku datang membawa palu, linggis, dan besi panjang, lalu menghancurkan tembok bagian depan dan kiri rumah.
"Saya sudah berusaha menghalangi, tapi mereka tetap merusak rumah saya. Tembok depan dan kiri hancur total," ungkap Sulistiyani kepada wartawan, Sabtu (25/10).
Korban menjelaskan, tindakan brutal itu dilakukan dengan alasan tunggakan pinjaman di PT BPRS Bina Amanah Syariah (BAS), padahal perkara sengketa tanah dan bangunan masih berproses di Pengadilan Negeri Banyumas dan belum memiliki putusan tetap (inkrah).
Laporan atas peristiwa ini telah disampaikan ke Polres Banyumas, dengan terlapor utama Rizki Maulidani beserta kelompoknya.
Namun hingga kini, penanganan kasus tersebut dinilai belum menunjukkan perkembangan berarti.
"Kami sudah lapor sejak lama, tapi belum ada kejelasan. Anak-anak masih trauma, apalagi buyut saya yang sudah 90 tahun," tutur Sulistiyani.
Menanggapi kasus ini, Direktur Utama PT Berita Istana Negara (BIN), Warsito, mengecam keras aksi pengrusakan tersebut dan meminta kepolisian segera bertindak tegas terhadap para pelaku.
"Keadilan harus ditegakkan meskipun langit runtuh. Hukum tidak boleh mandul di hadapan preman-preman bayaran," tegas Warsito.
Warsito menilai, tindakan itu tidak hanya melanggar hukum pidana, tetapi juga mencederai prinsip kemanusiaan. Ia menyoroti dugaan adanya praktik tidak sehat dalam proses agunan dan lelang yang dilakukan pihak bank bersama oknum tertentu.
"Ada indikasi permainan dalam jual beli tanah antara debitur Dedi Sutomo dan pihak bank. Sertifikat tanah masih terikat pinjaman, bahkan melibatkan pihak lain yang kami duga bagian dari jaringan mafia tanah," ujarnya.
NTT Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 15 Agus
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan menggelar gotong royong serentak di 21 kecamatan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdeka
PEMERINTAHAN
MEDAN Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri melimpahkan tahap II perkara dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang merupakan pe
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Peringatan Hari Damai Aceh ke21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu, 15 Agustus 2026, diwarnai kericuhan. Kegiata
PERISTIWA
MEDAN Pendataan dan pendaftaran pada portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kota Medan masih tergolong rendah. Hingga Jumat, 15 Agust
PEMERINTAHAN
MEDAN Sidang pembacaan surat tuntutan terhadap empat terdakwa kasus dugaan korupsi penjualan aluminium PT Indonesia Asahan Aluminium (In
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatra mencapai Rp100,17 triliu
EKONOMI
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyampaikan duka dan keprihatinan mendalam atas gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tengg
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur menggelar sidang paripurna dengan agenda mende
PEMERINTAHAN
MEDAN PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN meluncurkan sekitar 9.800 Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) CoBranding bersama Universit
EKONOMI