Polisi Belum Temukan Indikasi Racun di TKP Kematian Sutrimo, Penyebab Masih Didalami
JAKARTA Kepolisian masih terus menyelidiki penyebab kematian Sutrimo, mantan Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jaksa Agung Muda Tindak P
HUKUM DAN KRIMINAL
Sukabumi – Sebuah kecelakaan terjadi di Jalan Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, pada Senin sore, 24 November 2024, melibatkan bus Laju Utama rute Bekasi-Sukabumi. Kecelakaan ini menyebabkan 10 orang mengalami luka-luka, dengan delapan penumpang, satu sopir, dan satu kondektur menjadi korban.
Kecelakaan bermula ketika bus yang sedang melaju dari arah Bekasi menuju Terminal Kota Sukabumi tiba-tiba terguling di perbatasan jalan tepatnya di Kampung Cikareo, Kecamatan Warudoyong. Menurut keterangan dari Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Sukabumi Kota, Ipda Andhika Pratista, bus terbalik setelah berusaha menghindari kendaraan lain yang melakukan manuver mendadak.
“Bus ini melaju dari arah Cibolang menuju Terminal A, namun di lokasi kejadian ada kendaraan lain yang berusaha berputar arah dan memotong bus. Karena itu, bus kemudian naik ke trotoar dan taman lalu lintas, sehingga menyebabkan bus terguling,” jelas Andhika saat memberikan keterangan di lokasi.
Kejadian ini menimbulkan kepanikan di lokasi, dan sejumlah kendaraan darurat segera dikerahkan ke tempat kejadian. Sebuah mobil derek, ambulans PMI, dan mobil Damkar tampak berada di lokasi untuk membantu evakuasi. Meskipun tidak ada korban jiwa, sepuluh orang yang terluka langsung dibawa ke rumah sakit terdekat, yaitu RS Kartika dan RSUD Al-Mulk.
Para korban mengalami luka-luka akibat terbaliknya bus yang diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Sopir yang masih terluka akibat kecelakaan tersebut berada dalam kondisi serius dan sedang dalam pemantauan. “Kami masih memantau perkembangan kondisi sopir. Informasi terakhir yang kami terima, dia mengalami luka cukup parah,” tambah Andhika.
Saat ini, pihak kepolisian setempat tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan ini. Belum ada keterangan pasti mengenai penyebab pasti kecelakaan, namun dugaan sementara terkait manuver kendaraan yang mendahului bus sebelum terjadinya insiden tersebut.
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan di jalan raya, terutama dalam hal kecepatan kendaraan dan kewaspadaan pengemudi saat melintas di area yang padat atau rawan kecelakaan.
(JOHANSIRAIT)
JAKARTA Kepolisian masih terus menyelidiki penyebab kematian Sutrimo, mantan Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jaksa Agung Muda Tindak P
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menjalani aktivitas hariannya bersama para tahanan
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI TENGAH Kerangka manusia tanpa identitas kembali ditemukan di kawasan bekas bencana banjir dan tanah longsor di Kelurahan Bonalu
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Daulay, menilai keputusan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang berencana ma
POLITIK
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank
EKONOMI
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menegaskan bahwa seluruh masyarakat berhak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan bahwa kualitas gizi menjadi tolok ukur utama dalam pelaksanaan Program Mak
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menyatakan kliennya masih mempertanyakan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Polda Metro Jaya masih terus menyelidiki penyebab kematian Sutrimo, sosok yang dikenal sebagai orang dekat mantan Jaksa Agung Mu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan sistem digital yang memungkinkan orang tua memantau pelaksanaan Program Makan Bergiz
NASIONAL