Rocky Gerung: Kita Ingin Menjadi Ireng yang Tidak Menjadi Londo
MALANG DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar RedTalks 2026 bertajuk Suara Muda untuk Jatim Keren Indonesia Punya Kita, Nasionalisme
POLITIK
BANDAR LAMPUNG – Warga Jalan Pangeran Tirtayasa, Gang Ekan, Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi, mengeluhkan kualitas proyek pembangunan jalan di wilayah mereka.
Perbaikan yang baru selesai dikerjakan itu dinilai tidak memenuhi standar karena ketebalan aspal yang terlalu tipis dan pengerjaan yang terkesan asal-asalan.
Sejumlah warga menuturkan bahwa proyek tersebut tidak disertai transparansi anggaran, sehingga menimbulkan kecurigaan adanya praktik tidak profesional dalam pelaksanaannya.Baca Juga:
"Kami sangat khawatir dengan kondisi jalan yang sudah diperbaiki, tapi hasilnya tidak memuaskan. Ketebalan aspalnya sangat tipis dan tidak memadai," ujar salah satu warga kepada awak media, Rabu, 19 November.
Kekecewaan warga tidak hanya disampaikan secara langsung, namun juga ramai diperbincangkan di media sosial.
Grup-grup WhatsApp warga setempat dipenuhi keluhan mengenai kualitas pembangunan yang dinilai jauh dari standar.
Banyak warga menduga pekerjaan dilakukan tanpa pengawasan ketat dan tanpa transparansi anggaran, sehingga mutu jalan tidak sesuai harapan.
Warga mendesak pemerintah setempat untuk turun tangan dan mengevaluasi pihak yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.
Mereka menilai kondisi jalan yang layak adalah kebutuhan mendesak, mengingat fungsinya yang vital untuk mobilitas warga, distribusi barang, dan keselamatan pengguna jalan.
"Kami berharap pemerintah segera menindaklanjuti dan memperbaiki. Jalan ini sangat penting untuk aktivitas ekonomi dan sosial. Kalau kondisi seperti ini dibiarkan, kerusakan akan cepat terjadi lagi," kata warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan penjelasan resmi mengenai standar pengerjaan dan pengawasan proyek jalan tersebut.*
(ad)
MALANG DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar RedTalks 2026 bertajuk Suara Muda untuk Jatim Keren Indonesia Punya Kita, Nasionalisme
POLITIK
JAKARTA Rumah mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, tampak dijaga ketat setelah dirinya resmi mengundurkan diri dari
NASIONAL
TANJUNGBALAI Polres Tanjungbalai menetapkan D alias A, suami seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Tanj
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Perkeretaapian di Sumatera Utara genap berusia 140 tahun pada 25 Juli 2026. Momen ini menjadi penanda perjalanan panjang sejak jal
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan revitalisasi 71.744 sekolah di seluruh
PENDIDIKAN
BANDUNG Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan penjelasan terkait program sayembara tangkap begal, maling, copet, jambret, hingga p
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga ponsel dari tiga merek di bawah naungan Transsion Holdings, yakni Tecno, Infinix, dan Itel, terpantau masih stabil hingga
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, menjelaskan alasan di balik keputusannya menjadi kuasa hu
HUKUM DAN KRIMINAL
SURABAYA PSMS Medan akan mengawali perjuangannya di Piala Presiden 2026 dengan menghadapi juara bertahan asal Thailand, Port FC. Laga pe
OLAHRAGA
SERDANG BEDAGAI Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution atas
PEMERINTAHAN