Bapenda Batu Bara Ikuti KATALIS P2DD 2026, Perkuat Digitalisasi Pendapatan dan Belanja Daerah
BATU BARA Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Batu Bara, di bawah kepemimpinan Mei Lindawati Suryanti Lubis, S.STP, MAP, mengiku
PEMERINTAHAN
PADANG — Bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat sejak beberapa hari terakhir terus meluas.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari setelah laporan kerusakan dan jumlah wilayah terdampak terus bertambah.
Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab, mengatakan hingga Rabu, 26 November 2025, tercatat 13 kabupaten dan kota terdampak banjir dan longsor.Baca Juga:
"Sementara sesuai laporan ada 13 daerah yang terdampak. Kerugian sementara sekitar Rp 4,9 miliar. Tapi data masih terus bergerak karena tim masih berada di lapangan," ujar Ilham.
Adapun daerah yang terdampak meliputi Padang Pariaman, Kota Padang, Tanah Datar, Agam, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Kota Pariaman, Pasaman Barat, Kota Bukittinggi, Kota Solok, Padang Panjang, Limapuluh Kota, dan Pasaman.
Padang Pariaman menjadi daerah terparah terdampak banjir.
Sebanyak 42 nagari di 17 kecamatan terendam dan dua jembatan dilaporkan rusak.
Sementara di Kabupaten Agam, longsor menggerus 171 meter badan jalan serta memutus akses air bersih.
Kota Padang juga mengalami dampak signifikan. Banjir dilaporkan terjadi di 17 kelurahan pada tujuh kecamatan.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, mengatakan status tanggap darurat ditetapkan untuk mempercepat penanganan di lapangan.
"Sudah kita tetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari, terhitung kemarin hingga 8 Desember," ujarnya.
Penetapan dilakukan melalui SK Gubernur Nomor 360-761-2025 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Alam Banjir, Banjir Bandang, Tanah Longsor, dan Angin Kencang.
Arry menegaskan, luasnya wilayah terdampak menjadi dasar kuat bagi Pemprov untuk menetapkan status di tingkat provinsi.
"Keputusan ini juga dapat diperpanjang sesuai kebutuhan penanganan darurat di lapangan," katanya.*
(d/ad)
BATU BARA Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Batu Bara, di bawah kepemimpinan Mei Lindawati Suryanti Lubis, S.STP, MAP, mengiku
PEMERINTAHAN
BATU BARA Polemik pembangunan irigasi di Desa Sei Mataram, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, kian memanas. A
POLITIK
MEDAN Kinerja perdagangan luar negeri Sumatera Utara (Sumut) memulai 2026 dengan catatan positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut mela
EKONOMI
DENPASAR Jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa melaksanakan kegiatan sambang dan patroli di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa, Rabu (4/3/20
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 akan datang lebih awal dan berlangsung lebih
NASIONAL
DENPASAR Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN) deng
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, Rabu (4/3/2026), menyusul operasi tangkap tangan (OT
HUKUM DAN KRIMINAL
BATUBARA Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendistribusikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) ke SD Negeri 02 Desa Kampung Lalang,
NASIONAL
BATU BARA Pemerintah Kabupaten Batu Bara menerima bantuan perbaikan rumah rusak bencana Hidrometeorologi Siklon Senyar Tahap II, sebanyak
PEMERINTAHAN
TANJUNG BALAI Wali Kota Tanjung Balai, Mahyaruddin Salim Batubara, SE, MAP, bersama jajaran Pemerintah Kota melaksanakan Safari Ramadan
PEMERINTAHAN