BREAKING NEWS
Selasa, 21 April 2026

Jenazah Korban Banjir Bandang di Batang Toru Membusuk, Krisis Air Hambat Proses Pemulasaraan

- Kamis, 27 November 2025 16:29 WIB
Jenazah Korban Banjir Bandang di Batang Toru Membusuk, Krisis Air Hambat Proses Pemulasaraan
Puskesmas Batang Toru. (foto: Ist/ BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPANULI SELATAN - Penanganan korban banjir bandang di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, memasuki fase darurat kemanusiaan.

Sebanyak sembilan jenazah korban yang disimpan di ruang alat Puskesmas Batang Toru dilaporkan mulai membusuk, Kamis, 27 November 2025.

Minimnya fasilitas penyimpanan jenazah dan krisis air bersih membuat proses pemulasaraan terhambat.

Baca Juga:

Aroma menyengat langsung tercium saat memasuki ruangan yang difungsikan sebagai tempat penyimpanan jenazah.

Tanpa kantong mayat atau fasilitas pendingin, sembilan jenazah termasuk beberapa anak-anak diletakkan di lantai.

Lokasi tersebut berada hanya beberapa meter dari ruang perawatan darurat, membuat bau mayat tercium hingga area pelayanan medis.

Warga yang datang untuk mencari dan mengidentifikasi anggota keluarga terpaksa menutup hidung dengan masker.

"Bau sudah sangat menusuk, tapi kami tetap harus memastikan keluarga kami," ujar seorang warga.

Kondisi ini diperparah oleh minimnya pasokan air bersih.

Warga mengaku kesulitan memandikan jenazah karena aliran air terputus sejak banjir bandang menghantam wilayah itu.

Listrik padam, pompa air tidak bisa digunakan, sementara mengambil air dari sungai dinilai mustahil karena aliran masih deras dan kotor.

"Kalau tak ada air, pakai air galon saja," kata seorang warga kepada keluarga yang hendak memandikan jenazah.

Krisis air yang berkepanjangan membuat proses pemulasaraan berlangsung lambat. Beberapa keluarga bahkan belum dapat menjemput jenazah karena belum memiliki akses air maupun transportasi.

Hingga sore hari, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah terkait penanganan jenazah dan fasilitas tambahan yang diperlukan.

Situasi ini menambah daftar panjang persoalan pascabencana di Batang Toru, mulai dari akses air bersih, pemadaman listrik, hingga terbatasnya logistik untuk evakuasi dan pemulasaraan korban.

Warga berharap pemerintah segera menambah fasilitas penyimpanan jenazah serta menyalurkan bantuan air bersih untuk mempercepat proses pemakaman.*


(um)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gelombang Bencana Terjang Tiga Kabupaten di Sumut: 13 Tewas di Tapsel, Ribuan Warga Mengungsi
Banjir Bandang Batang Toru Tapsel: 34 Korban Luka-Luka dari Anak hingga Lansia
Gubernur Sumut Bobby Nasution Kirim Bantuan Logistik Cepat untuk Korban Banjir dan Longsor
Ratusan Warga Terjebak Banjir di Padangsidimpuan, BPBD Siaga Evakuasi
174 Jamaah Calon Haji Asal Tapanuli Selatan Resmi Diberangkatkan, Wabup Jafar Ritonga Pimpin Pelepasan
PT. Sinar Avanoska Emas Salurkan 2 Ton Beras untuk Korban Bencana Banjir dan Longsor di Tapanuli Selatan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru