BREAKING NEWS
Sabtu, 18 April 2026

Tim Gabungan Terus Evakuasi Korban Longsor di Humbanghasundutan Meski Cuaca Ekstrem

Raman Krisna - Kamis, 27 November 2025 19:27 WIB
Tim Gabungan Terus Evakuasi Korban Longsor di Humbanghasundutan Meski Cuaca Ekstrem
Pencarian korban tanah longsor yang terjadi di Desa Panggugunan, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas), hingga Kamis (27/11/2025). (Foto: BPBD. Humbahas)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

HUMBANGHASUNDUTAN - Upaya pencarian korban tanah longsor di Desa Panggugunan, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbanghasundutan, terus dilakukan hingga Kamis (27/11/2025).

Tim gabungan dari Polres Humbahas, pemerintah daerah, Basarnas, BPBD, serta aparat desa masih bekerja maksimal meski hujan deras dan kabut tebal menyelimuti lokasi.

Sebanyak 62 personel dikerahkan untuk menyisir radius satu kilometer dari titik pusat longsor.

Baca Juga:

Dua unit alat berat juga digunakan untuk menggeser material tanah dan kayu, sekaligus memperluas area pencarian.

Langkah ini penting karena medan masih dipenuhi lumpur tebal dan material longsor, membuat pencarian manual sangat terbatas.

Wakapolres Humbahas Kompol Manson Nainggolan, S.H., M.Si., menegaskan keselamatan petugas menjadi prioritas utama, namun pencarian korban tetap dilanjutkan dengan penuh kehati-hatian.

"Situasi di lapangan sangat ekstrem. Hujan turun hampir tanpa jeda dan kabut tebal membuat jarak pandang pendek. Meski demikian, tim tetap berupaya semaksimal mungkin agar seluruh korban segera ditemukan," ujarnya.

Dari total 14 korban longsor, enam orang selamat dengan kondisi luka berat, empat orang meninggal dunia, dan empat orang masih dalam pencarian.

Posko utama Basarnas dan dapur umum Kementerian Sosial telah didirikan untuk mendukung logistik tim dan masyarakat terdampak.

Selain korban jiwa, longsor merusak puluhan hektare lahan sawah yang tengah ditanami padi berusia dua bulan.

Kerusakan ini berpotensi mengganggu ketahanan pangan warga di masa mendatang.

Masyarakat yang rumahnya rusak atau berada di zona rawan telah diungsikan ke lokasi aman.

Wakapolres mengimbau warga agar tetap waspada terhadap longsor susulan dan tidak memaksakan diri melintas di jalur Doloksanggul–Pakkat dan Pakkat–Barus yang saat ini lumpuh total.

"Kami meminta warga tidak berada di sekitar tebing atau aliran sungai yang berpotensi longsor. Utamakan keselamatan dan segera laporkan jika melihat tanda-tanda bahaya," tegas Manson.

Polda Sumut bersama BPBD, TNI, dan relawan terus memantau perkembangan kondisi di Humbanghasundutan, memastikan evakuasi dan bantuan berjalan lancar, meski cuaca ekstrem belum menunjukkan tanda mereda.*


(s/um)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Banjir dan Longsor Melanda Sumatera Utara, 34 Tewas dan 52 Masih Hilang
Dua Korban Longsor di Desa Sembahe Berhasil Dievakuasi, Total 9 Orang Tewas Termasuk Warga Samosir
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru