BREAKING NEWS
Kamis, 21 Mei 2026

Kenapa Banjir dan Longsor Sumatra Belum Jadi Bencana Nasional? BNPB Bandingkan dengan Tsunami Aceh 2004

Abyadi Siregar - Minggu, 30 November 2025 09:58 WIB
Kenapa Banjir dan Longsor Sumatra Belum Jadi Bencana Nasional? BNPB Bandingkan dengan Tsunami Aceh 2004
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Suharyanto (tengah) di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sabtu (29/11/2025). (Foto: RRI/Alfreds Tuter)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPANULI UTARA- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan penjelasan mengapa pemerintah belum menetapkan banjir dan longsor yang melanda Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat sebagai bencana nasional.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyatakan, penetapan status bencana nasional dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk jumlah korban dan tingkat kesulitan akses ke lokasi terdampak.

"Yang dimaksud dengan status bencana nasional yang pernah ditetapkan oleh Indonesia itu, misalnya Covid-19 dan tsunami 2004. Hanya dua itu yang bencana nasional," ujarnya dalam konferensi pers daring, Sabtu (29/11/2025).

Baca Juga:

Suharyanto membandingkan banjir bandang di Sumatra dengan tsunami Aceh 2004, yang memiliki dampak lebih luas dan kerusakan masif.

Ia menambahkan, meski situasi di media sosial terlihat mencekam, kondisi di lapangan saat ini lebih terkendali.

Menurutnya, saat ini banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut masih berstatus bencana daerah tingkat provinsi.

"Di Sumatra Utara yang kemarin kelihatannya mencekam, sekarang yang menjadi perhatian serius tinggal Tapanuli Tengah. Daerah lainnya relatif kondusif," ujar Suharyanto.

Meski demikian, pemerintah pusat tetap memberikan dukungan maksimal melalui BNPB, TNI, Polri, dan instansi terkait.

Bantuan berupa personel, logistik, dan alutsista telah dikerahkan untuk percepatan penanganan di wilayah terdampak.

Suharyanto menegaskan, upaya ini sejalan dengan arahan Presiden agar seluruh korban mendapatkan bantuan dan pemulihan wilayah berjalan cepat.*


(di/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Banjir dan Longsor Melanda Sumatera, ESDM: Curah Hujan Ekstrem Jadi Faktor Dominan
BMKG Turun Langsung ke Medan, Operasi Modifikasi Cuaca Digeber untuk Redam Hujan Ekstrem Sumatra
Kodam I/BB Bangun Jembatan Darurat dari Kayu Hanyut, Warga Tapanuli Selatan Kembali Bisa Lewat
Tragedi Banjir Sumbar: 6 Jembatan Rusak, Kerugian Capai Rp202 Miliar
Update Bencana Aceh–Sumatera: 303 Korban Tewas, Akses Utama Masih Terputus
Banjir dan Longsor di Sumatera, Kepala BP BUMN: Akibat Pembalakan Hutan!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru