BREAKING NEWS
Rabu, 29 April 2026

Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Jalan Nasional di Aceh Pascabanjir Bandang

Abyadi Siregar - Sabtu, 06 Desember 2025 12:13 WIB
Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Jalan Nasional di Aceh Pascabanjir Bandang
Kondisi Jalan Rimo-Singkil Di Kampung Ujung Bawang Kec.Singkil Kabupaten Aceh Singkil yang rusak parah pasca banjir. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum mempercepat penanganan infrastruktur jalan nasional di Aceh setelah banjir bandang dan tanah longsor memutus sejumlah ruas utama di jalur Lintas Timur, Lintas Barat, dan Lintas Tengah.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan prioritas pemerintah saat ini adalah membuka kembali akses transportasi sebelum memasuki fase rehabilitasi dan rekonstruksi.

"Pascabencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pembukaan kembali jalur transportasi menjadi prioritas utama," ujar Dody dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (6/12/2025).

Baca Juga:

Menurut dia, Kementerian PU telah mengerahkan alat berat dari berbagai proyek untuk mempercepat pembersihan dan pembukaan badan jalan.

Langkah cepat ini, kata Dody, penting untuk menjaga kelancaran distribusi logistik, meminimalkan risiko sosial, serta mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.

Secara umum jalur Lintas Timur Aceh kini tidak mengalami kendala berarti. Dua jembatan yang sempat putus tengah diperbaiki dan ditargetkan rampung pada 12 Desember 2025.

Sejumlah ruas utama telah kembali fungsional, antara lain:
- Lhokseumawe – Aceh Utara – Langsa
- Langsa – Kuala Simpang
- Kuala Simpang – Batas Sumatera Utara

Sejak 3 Desember 2025, seluruh segmen tersebut sudah bisa dilalui semua jenis kendaraan.

Pembersihan sedimen dan material sisa banjir masih dilakukan untuk memulihkan kondisi jalan secara menyeluruh.

Di jalur Lintas Barat Aceh, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh terus melakukan pembersihan material banjir dan longsoran.

Beberapa titik yang sebelumnya tertutup kini kembali dapat dilalui, meski petugas masih bekerja memperkuat struktur jalan di sejumlah lokasi rawan.

Penanganan di Lintas Tengah Aceh menjadi pekerjaan paling kompleks. Banyak jembatan terputus dan badan jalan amblas akibat tergerus aliran sungai.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tinjau Dampak Banjir di Padangtualang dan Tanjungpura, Gubernur Sumut Salurkan Sembako dan Air Bersih
Gubernur Mualem Sudah Larang Bupati Aceh Umrah Saat Bencana Melanda: Tetap Pergi, Ya Sudah Terserah
Uni Emirat Arab Berikan Sinyal Siap Kirim Bantuan, Indonesia Fokus Tangani Banjir Mandiri
Update Korban Banjir dan Longsor Aceh-Sumut-Sumbar, BNPB: 883 Orang Meninggal, 520 Masih Hilang
Peduli Bencana, PKN Sumut Salurkan Ratusan Karung Beras untuk Korban Banjir di Medan
Menteri LHK Temukan Jejak Aktivitas Usaha Diduga Picu Banjir Besar di Tapsel, Operasional Tiga Perusahaan Dihentikan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru