Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
PELALAWAN– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berskala besar terjadi di Pulau Mendol, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.
Berdasarkan data Manggala Agni Daops Sumatera VII/Rengat, luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 500 hektare, terutama di lahan gambut, hutan, semak belukar, dan kebun kelapa milik masyarakat setempat.
Baca Juga:
Kepala Manggala Agni, Muhammad Ilham Sidik, mengatakan kebakaran ini telah memasuki hari ke-13, dengan kondisi awal yang cukup kritis.
Titik api tersebar di tiga desa dan satu kelurahan di Kecamatan Kuala Kampar, yakni Desa Teluk Beringin, Sungai Solok, Sungai Upih, dan Kelurahan Teluk Dalam.
"Api mengarah ke permukiman warga, jadi kami fokus mengejar agar kebakaran tidak berdampak ke rumah-rumah mereka," ujar Ilham, Selasa (17/2/2026).
Untuk menanggulangi karhutla, sekitar 100 personel gabungan Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD Kabupaten Pelalawan, dan Provinsi Riau diterjunkan ke beberapa titik.
Perangkat kecamatan dan masyarakat juga dilibatkan, meski dengan alat sederhana seperti ember dan mesin robin.
Kendala utama dalam pemadaman adalah terbatasnya sumber air dan angin kencang, yang sempat membuat petugas kewalahan.
Selain itu, asap pekat di lokasi juga mengganggu pernapasan tim pemadam.
Hujan deras pada Senin (16/2/2026) malam menjadi titik terang. Menurut Ilham, api kini perlahan mulai padam, tersisa titik-titik asap kecil yang masih harus dilakukan pendinginan.
"Alhamdulillah, hujan semalaman membantu. Hari ini kami fokus pendinginan bara-bara api di tunggul kayu," jelas Ilham.
Masyarakat dan petugas terus diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi wilayah yang berada di sekitar hutan dan lahan gambut.
Karhutla ini menjadi pengingat akan pentingnya mitigasi
bencana dan kesiapsiagaan dini di tengah musim kemarau.*
(id/ad)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.