BREAKING NEWS
Sabtu, 07 Maret 2026

Jelang Lebaran 2026, Isu Kelangkaan BBM Bikin SPBU Tanjung Tiram Diserbu Warga! Polisi Diminta Tindak Tegas Pengepul

Muhammad Taufik - Sabtu, 07 Maret 2026 14:57 WIB
Jelang Lebaran 2026, Isu Kelangkaan BBM Bikin SPBU Tanjung Tiram Diserbu Warga! Polisi Diminta Tindak Tegas Pengepul
SPBU Pertamina di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Tanjung Tiram, pada Jumat malam (06/04/2026), terpantau antrean kendaraan mengular hingga ke badan jalan. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BATU BARA – Isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 mulai meresahkan masyarakat di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

Dampaknya, sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dipadati kendaraan yang mengantre panjang untuk mendapatkan BBM.

Pantauan di SPBU milik Pertamina yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Tanjung Tiram, pada Jumat (06/04/2026), menunjukkan antrean kendaraan roda dua dan roda empat mengular hingga ke badan jalan.

Warga berbondong-bondong datang mengisi BBM karena khawatir kehabisan stok menjelang Lebaran.

Salah seorang pengendara yang mengantre mengaku sudah hampir satu jam menunggu giliran.

Baca Juga:

Menurutnya, antrean semakin panjang seiring bertambahnya jumlah masyarakat yang datang ke SPBU.

"Sudah hampir satu jam saya menunggu. Antrean terus bertambah karena banyak warga yang takut BBM habis menjelang Lebaran," ujarnya.

Ia menjelaskan, kepadatan di SPBU tersebut dipicu oleh isu kelangkaan BBM yang beredar luas di tengah masyarakat.

Kekhawatiran semakin meningkat setelah muncul kabar konflik di kawasan Timur Tengah yang dikhawatirkan berdampak pada distribusi energi global.

Namun demikian, sejumlah warga menduga bahwa kepadatan tidak sepenuhnya disebabkan oleh kebutuhan masyarakat biasa.

Ada kemungkinan oknum tertentu memanfaatkan situasi dengan melakukan pengepulan atau penimbunan BBM untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

"Diduga ada oknum yang mengepul BBM supaya cepat habis di SPBU, lalu dijual kembali dengan harga lebih mahal," ungkap seorang warga.

Masyarakat meminta aparat kepolisian dan instansi terkait segera turun tangan melakukan pengawasan ketat di lapangan.

Jika benar terdapat praktik pengepulan atau penimbunan, warga berharap aparat dapat menindak tegas pelakunya agar tidak merugikan masyarakat luas.

Warga juga berharap pihak terkait memastikan distribusi BBM tetap lancar dan stok tersedia, sehingga masyarakat tidak perlu panik atau berebut bahan bakar menjelang Hari Raya Idulfitri.

Situasi ini menjadi perhatian serius, mengingat kebutuhan masyarakat terhadap BBM biasanya meningkat menjelang musim mudik dan perayaan Lebaran.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Stok BBM Aman, Wali Kota Medan Ajak Masyarakat Beli Sesuai Kebutuhan
Menhub: Kepadatan Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Memuncak 16 dan 18 Maret
Antrian Panjang Pengisian BBM Timbulkan Kemacetan Lalulintas, Petugas SPBU Layani yang Bawa Jirigen
Rajamin Sirait Imbau Masyarakat Tenang, Ketahanan BBM 20 Hari Sudah Sesuai Mekanisme Pemerintah
Cek Harga Pertamax Terbaru: SPBU Seluruh Indonesia Tetap Stabil 7 Maret 2026
Pemerintah Pertimbangkan Kenaikan Harga BBM Subsidi di Tengah Lonjakan Minyak Dunia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru