BREAKING NEWS
Kamis, 30 Juli 2026

Ini Hasil Tes Urine Sopir Taksi Green SM dalam Insiden KRL Bekasi!

Raman Krisna - Minggu, 03 Mei 2026 13:11 WIB
Ini Hasil Tes Urine Sopir Taksi Green SM dalam Insiden KRL Bekasi!
Taksi Green SM yang tertemper KRL di Stasiun Bekasi Timur. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BEKASI– Kepolisian memastikan sopir taksi Green SM berinisial RRP yang tertemper KRL di Stasiun Bekasi Timur tidak berada di bawah pengaruh alkohol maupun narkotika saat insiden terjadi.

Pemeriksaan dilakukan melalui tes urine oleh penyidik Polda Metro Jaya sebagai bagian dari pendalaman kasus kecelakaan beruntun yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan sopir tersebut dalam kondisi normal saat peristiwa terjadi.

Baca Juga:

"Ya, itu sudah dilakukan, tidak dalam pengaruh alkohol," kata Budi kepada wartawan, Minggu (3/5/2026).

Meski demikian, RRP masih berstatus saksi dalam perkara tersebut. Polisi juga telah meningkatkan penanganan kasus ke tahap penyidikan.

Budi menyebutkan, hingga saat ini penyidik telah memeriksa sedikitnya 31 orang saksi.

Mereka terdiri dari penjaga palang pintu, saksi di sekitar lokasi kejadian, korban selamat, petugas operasional PT KAI, hingga pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Kementerian Perhubungan, rangkaian peristiwa bermula saat KRL relasi Bekasi–Cikarang tertemper kendaraan di perlintasan sebidang JPL 85.

Insiden tersebut menyebabkan gangguan perjalanan dan evakuasi rangkaian KRL yang kemudian ditetapkan sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB).

Dalam proses evakuasi, satu rangkaian KRL lainnya dengan kode PLB 5568 dihentikan di Stasiun Bekasi Timur.

Namun, pada saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta–Surabaya tidak sempat berhenti penuh dan akhirnya terlibat insiden dengan rangkaian KRL yang berhenti.

Peristiwa tersebut menimbulkan korban jiwa cukup besar. Sedikitnya 16 penumpang dilaporkan meninggal dunia, sementara 90 lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Siasat Licik Pengedar Ganja di Tapsel Terbongkar, Pakai Becak Motor untuk Kelabui Polisi
Polda Metro Jaya Akan Periksa Ditjen Perkeretaapian Usut Tabrakan Kereta di Bekasi
31 Saksi Diperiksa, Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Masuk Tahap Penyidikan: Bakal Ada Tersangka?
Polda Riau Bongkar Jaringan Internasional 27 Kg Sabu di Kepulauan Meranti, Dua Pelaku Ditangkap
Dua Pemuda Pelaku Curat di Siantar Ditangkap, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Beli Sabu
Kecelakaan KA di Bekasi Naik ke Penyidikan, KAI Tegaskan Siap Dukung Proses Hukum
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru