BREAKING NEWS
Sabtu, 16 Mei 2026

Jurnalis Diduga Alami Intimidasi Saat Liput Demo Tolak Pergub JKA di Aceh, Dipaksa Hapus Rekaman hingga Perampasan Alat

Dharma - Sabtu, 16 Mei 2026 17:30 WIB
Jurnalis Diduga Alami Intimidasi Saat Liput Demo Tolak Pergub JKA di Aceh, Dipaksa Hapus Rekaman hingga Perampasan Alat
aksi demonstrasi penolakan Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) di Kantor Gubernur Aceh, Rabu, 13 Mei 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH — Sejumlah jurnalis dilaporkan mengalami dugaan intimidasi hingga kekerasan oleh aparat kepolisian saat meliput aksi demonstrasi penolakan Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) di Kantor Gubernur Aceh, Rabu, 13 Mei 2026.

Insiden terjadi di tengah ricuhnya aksi antara massa demonstran dan aparat keamanan yang berujung pada pembubaran paksa menggunakan gas air mata dan pengerahan water cannon.

Koordinator Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Aceh, Rino Abonita, menyebut sedikitnya empat jurnalis menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga:

Mereka mengalami intimidasi, pemaksaan penghapusan dokumentasi, hingga dugaan perampasan alat kerja.

Salah satu jurnalis yang mengalami kejadian itu adalah kontributor CNN Indonesia, Dani Randi.

Ia disebut berada di sekitar kawasan Gedung Serbaguna Balee Meuseuraya Aceh (BMA) ketika aparat melakukan penyisiran terhadap massa dan warga yang berlindung.


Menurut keterangan KKJ Aceh, Dani sempat menunjukkan identitas pers dan menjelaskan dirinya sedang bertugas.

Namun, aparat yang diduga berpakaian preman tetap melakukan pemeriksaan dan berupaya mengambil perangkat kerja miliknya.

"Dari pengakuan Dani, aparat kemudian berupaya merampas tablet dan telepon genggam miliknya," kata Rino Abonita, Kamis, 14 Mei 2026.

Dalam kondisi yang disebut kacau akibat gas air mata, Dani mengaku kesulitan mengenali aparat yang mengerumuninya.

Perangkat kerjanya kemudian dikembalikan setelah identitasnya sebagai jurnalis dikenali.

Meski demikian, ia tetap disebut dipaksa menghapus hasil dokumentasi liputan, namun menolak melakukan penghapusan tersebut.

Selain Dani, tiga jurnalis lain yakni Hulwa Dzakira (Waspada.id), Helena (RMOL Aceh), dan Nora (AJNN.net) juga mengalami dugaan intimidasi serupa.

Mereka disebut dipaksa menghapus rekaman terkait tindakan aparat dalam membubarkan massa aksi.

KKJ Aceh mengecam keras peristiwa tersebut dan menilai tindakan itu bertentangan dengan prinsip kemerdekaan pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

"Ini merupakan bentuk kekerasan jurnalistik yang tidak dapat dibenarkan," kata Rino.

KKJ juga meminta aparat kepolisian mengusut dugaan pelanggaran tersebut dan mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam tindakan intimidasi terhadap jurnalis.

Menanggapi insiden itu, Kapolresta Banda Aceh Kombes Andi Kirana menyatakan pihaknya telah menerima laporan dan melakukan pertemuan dengan para jurnalis korban serta KKJ Aceh.

Ia mengklaim telah mendengar langsung keterangan para jurnalis dan menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang terjadi di lapangan.

"Terkait yang diduga dilakukan oleh oknum, kami akan menindaklanjuti dan melakukan evaluasi," ujarnya.

Andi juga menyebut telah menginstruksikan seluruh personel agar tidak menghambat kerja jurnalistik dalam peliputan aksi unjuk rasa.

Sementara itu, aksi demonstrasi yang digelar Aliansi Rakyat Aceh (ARA) menolak Pergub JKA berujung ricuh setelah massa mencoba menerobos masuk ke area kantor gubernur.

Bentrokan tak terhindarkan hingga aparat membubarkan massa secara paksa pada malam hari.*


(cn/ad)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Akui MBG Masih Bermasalah, Janji Tertibkan Penyimpangan
Usai Unggah Nobar Pesta Babi, Jurnalis di Kalteng Diancam Disiram Air Keras
Kunjungi Subulussalam, Kapolda Aceh Tekankan Disiplin dan Berantas Narkoba
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini: Sejumlah Wilayah Berawan, Pidie hingga Aceh Utara Diguyur Hujan Ringan
Kapolda Aceh Disambut Forkopimda di Simeulue, Bahas Penguatan Pelayanan Kepolisian di Wilayah Kepulauan
BMKG Prediksi Cuaca Aceh Didominasi Berawan dan Hujan Ringan, Sejumlah Wilayah Diminta Waspada
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru