BREAKING NEWS
Selasa, 22 September 2026

Meski Diguyur Hujan, Aliansi Rakyat Memanggil Tetap Bertahan Suarakan 10 Tuntutan untuk Pemerintah

Johan - Sabtu, 13 Juni 2026 20:22 WIB
Meski Diguyur Hujan, Aliansi Rakyat Memanggil Tetap Bertahan Suarakan 10 Tuntutan untuk Pemerintah
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Memanggil menggelar aksi unjuk rasa di simpang tiga Gejayan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (13/6/2026). (foto: @cravenrvnx/x)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SLEMAN - Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Memanggil menggelar aksi unjuk rasa di simpang tiga Gejayan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (13/6/2026).

Aksi tersebut digelar di tengah hujan yang mengguyur kawasan sejak sore hari.

Berdasarkan pantauan, sekitar pukul 15.30 WIB, massa tetap bertahan di lokasi meski hujan deras turun.

Baca Juga:

Mereka memenuhi ruas simpang tiga Gejayan sambil membawa poster dan menyuarakan orasi secara bergantian dari mahasiswa, akademisi, hingga perwakilan masyarakat sipil.

Aksi ini berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat dialihkan untuk menghindari kemacetan.

Humas Aliansi Rakyat Memanggil, Marsinah, mengatakan terdapat 10 tuntutan utama yang disuarakan dalam aksi tersebut.

Salah satu poin yang disoroti adalah desakan penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penolakan terhadap Koperasi Desa Merah Putih.

"Solusi yang paling dekat adalah menghentikan MBG. Kemudian menghentikan Koperasi Desa Merah Putih," kata Marsinah di lokasi aksi, Sabtu (13/6/2026).

Ia menilai program MBG perlu dihentikan karena dinilai tidak memiliki pengawasan yang memadai dan berpotensi bermasalah dalam pengelolaan anggaran.

Menurut dia, anggaran program tersebut sebaiknya dialihkan untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

"Dananya lebih baik dikembalikan untuk pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat," ujarnya.

Selain itu, Ketua Wadah Komunikasi Antar Driver Aktif (Wakanda) Yogyakarta, Rie Ramawati, turut menyuarakan tuntutan dari kelompok pengemudi ojek online.

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Aksi Mahasiswa Dituding Ditunggangi Pihak Tertentu, BEM UI Bantah: Sebut Saja Namanya, Jangan Sekadar Asumsi!
Kepala Bakom RI: Presiden Prabowo Jadi “Panglima Paling Depan” Lawan Kebocoran APBN, Mahasiswa Harusnya Dukung
Pemerintah Klaim Berhasil Pangkas Pemborosan APBN Senilai Rp300 Triliun
Bank Dunia: Kelas Menengah Indonesia Menyusut Drastis Sejak 2018
Diduga Penyusup Aksi Mahasiswa di Bundaran HI, Polisi Tetapkan Pria Pembawa Bom Molotov sebagai Tersangka
Bank Dunia: Ekonomi Indonesia Tumbuh, Tapi Ruang Fiskal Makin Menyempit
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru