BREAKING NEWS
Senin, 15 Juni 2026

Di Depan Sang Anak, Pekerja Baliho Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi di Banda Aceh

T.Jamaluddin - Senin, 15 Juni 2026 07:54 WIB
Di Depan Sang Anak, Pekerja Baliho Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi di Banda Aceh
Seorang pekerja pemasangan baliho meninggal dunia setelah tersengat listrik bertegangan tinggi saat bekerja di kawasan Jalan Tgk Imum Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Minggu, 14 Juni 2026 sore. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Seorang pekerja pemasangan baliho meninggal dunia setelah tersengat listrik bertegangan tinggi saat bekerja di kawasan Jalan Tgk Imum Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Minggu, 14 Juni 2026 sore.

Korban diketahui bernama Ramli, 41 tahun, warga Dusun Panglima Dalam, Gampong Labui, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar.

Kapolresta Banda Aceh melalui Kapolsek Lueng Bata AKP Jufri membenarkan peristiwa tersebut.

Baca Juga:

Menurutnya, insiden terjadi sekitar pukul 16.10 WIB di pintu masuk Kompleks Terminal L300, Gampong Lueng Bata.

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban tiba di lokasi sekitar pukul 14.50 WIB untuk memasang spanduk pada rangka baliho.

Saat itu, korban didampingi anaknya yang masih berusia 10 tahun.

Setelah tiba di lokasi, korban memanjat rangka besi baliho dan mulai memasang spanduk menggunakan kawat besi sebagai pengikat.

Namun saat proses pemasangan berlangsung, korban diduga tidak menyadari posisinya yang terlalu dekat dengan kabel listrik bertegangan tinggi.

"Saat sedang mengikat spanduk, posisi korban tanpa sengaja menyentuh kabel induk listrik yang tidak berlapis. Korban langsung tersengat listrik dan terpental dari atas baliho," kata AKP Jufri.

Akibat sengatan tersebut, korban terjatuh dari ketinggian sekitar empat meter dan menghantam badan jalan.

Peristiwa itu disaksikan langsung oleh anak korban yang berada di bawah lokasi pemasangan baliho.

Menurut keterangan saksi, korban sempat mengerang kesakitan setelah terjatuh.

Namun tak lama kemudian korban tidak lagi menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Korban juga mengalami pendarahan di bagian hidung dan telinga akibat benturan keras saat jatuh.

Menerima laporan kejadian, personel Polsek Lueng Bata segera mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta melakukan olah TKP bersama Tim Identifikasi Forensik (Inafis) Polresta Banda Aceh.

Setelah proses identifikasi selesai dilakukan, pihak keluarga menyatakan menerima musibah tersebut dan menolak dilakukan visum maupun tindakan medis lanjutan terhadap jenazah.

Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Gampong Labui, Kabupaten Aceh Besar, untuk dimakamkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kerja, terutama bagi pekerja yang beraktivitas di area yang berdekatan dengan jaringan listrik bertegangan tinggi.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sekda Aceh: Pengabdian dr. Zaini Abdullah Akan Selalu Dikenang dan Menjadi Bagian dari Sejarah Aceh
Pembangunan Hunian Tetap Korban Bencana di Sumatera Dipercepat, Validasi Data Penyintas Jadi Fokus
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Senin 15 Juni 2026: Sebagian Besar Wilayah Hujan Ringan
Bertemu Kader PAN, Bobby Nasution Minta Bantuan Atasi Krisis Listrik Sumut dan Tarik Lebih Banyak Program Pusat
Dana Rp10,6 Triliun Mulai Cair! Ini Daerah Sumatera yang Sudah Terima TKD Pascabencana
Mr. Sutan Mohammad Amin Nasution: Gubernur Pertama Sumut yang Lahir di Aceh
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru