MUI Tegaskan Hukum Pria Kenakan Busana Perempuan dalam Karnaval 17 Agustus: Haram!
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyoroti kebiasaan dalam sejumlah perlombaan atau karnaval 17 Agustus yang menampilkan pria menge
AGAMA
JAKARTA – Meninggalnya dua peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) untuk calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mendapat perhatian dari DPR RI.
Anggota Komisi VI DPR RI Rahmat Saleh menilai peristiwa tersebut harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terjadi pada masa mendatang.
"Kejadian ini harus menjadi momentum evaluasi yang serius agar tidak terulang kembali di masa mendatang," kata Rahmat, Kamis, 25 Juni 2026.Baca Juga:
Dua peserta yang meninggal dunia diketahui bernama Anisa Muyassaroh dan Yonanda Muhammad Taufiq.
Anisa dilaporkan meninggal akibat heat stroke saat mengikuti pelatihan di Balikpapan.
Sementara Yonanda wafat karena henti jantung ketika menjalani pelatihan di Baturaja.
Menurut Rahmat, evaluasi tidak cukup hanya menyangkut pengawasan kesehatan peserta.
Pemerintah juga perlu meninjau kembali desain pelatihan yang diberikan, termasuk relevansi pelatihan militer bagi calon manajer koperasi yang berasal dari kalangan sipil.
Ia mengingatkan bahwa KDMP merupakan salah satu program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi desa.
Karena itu, seluruh tahapan pelaksanaan program harus dirancang secara tepat dan aman.
"Program Koperasi Desa Merah Putih adalah program besar yang membawa harapan bagi penguatan ekonomi desa. Justru karena program ini penting, maka seluruh tahapan pelaksanaannya harus benar-benar diperhatikan agar tujuan yang baik tidak terganggu oleh persoalan yang sebenarnya bisa diantisipasi sejak awal," ujarnya.
Politikus PKS asal Sumatera Barat itu juga mempertanyakan apakah pola Latsarmil yang diterapkan saat ini sudah sesuai dengan kebutuhan calon manajer koperasi yang nantinya bertugas mengelola usaha, keuangan, dan organisasi di tingkat desa.
"Kita tentu memahami semangat membangun disiplin, integritas, dan jiwa pengabdian. Namun perlu dievaluasi secara objektif apakah bentuk pelatihan yang diterapkan saat ini sudah paling relevan dengan kebutuhan calon manajer koperasi yang nantinya akan mengemban tugas-tugas manajerial, bisnis, tata kelola organisasi, hingga pengembangan usaha di desa," katanya.
Rahmat menegaskan bahwa fokus utama pelatihan seharusnya diarahkan pada penguatan kemampuan teknis dan manajerial.
Mulai dari tata kelola koperasi, pengembangan usaha, digitalisasi, pengelolaan keuangan, hingga pemberdayaan masyarakat desa.
"Fokus utama yang harus dipastikan adalah bagaimana para manajer ini benar-benar siap mengelola koperasi secara profesional. Mereka harus menguasai aspek manajemen, tata kelola keuangan, pengembangan usaha, digitalisasi, hingga pemberdayaan masyarakat desa. Sistem pelatihan harus optimal untuk mendukung kebutuhan tersebut," lanjutnya.
Selain itu, Rahmat menekankan bahwa peserta program merupakan warga sipil yang memiliki latar belakang beragam.
Karena itu, metode, intensitas, dan standar pelatihan perlu disesuaikan dengan tugas yang akan mereka jalankan di lapangan.
"Calon manajer KDMP ini bukan prajurit militer. Mereka berasal dari masyarakat sipil yang sedang dipersiapkan menjadi penggerak ekonomi desa. Karena itu tentu diperlukan penyesuaian metode, intensitas, maupun standar pelatihan agar tetap relevan, proporsional, aman, dan sesuai dengan kebutuhan tugas yang akan mereka jalankan nantinya," tandasnya.
Sorotan DPR ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara program agar pembekalan sumber daya manusia dalam program Koperasi Desa Merah Putih dapat berjalan efektif, aman, dan sesuai dengan tujuan pembangunan ekonomi desa.* (rs/ad)
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyoroti kebiasaan dalam sejumlah perlombaan atau karnaval 17 Agustus yang menampilkan pria menge
AGAMA
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi angkat bicara mengenai isu rencana demonstrasi besar yang disebut bakal terj
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Penjabat Sementara Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI
EKONOMI
JAKARTA Pimpinan DPR RI menggelar rapat koordinasi bersama pemerintah, TNI, dan Polri untuk membahas situasi keamanan menjelang perayaan
NASIONAL
JAKARTA Pimpinan DPR menggelar rapat koordinasi bersama pemerintah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026. Rapat terseb
NASIONAL
JAKARTA Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat mengusulkan perubahan istilah pemulung menjadi pekerja pemilah sampah.
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung kembali mengembangkan penyidikan perkara dugaan korupsi dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pad
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dewan Pengurus Daerah (DPD) Serikat Buruh Nasional Indonesia Kota Binjai menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara,
PERISTIWA
MEDAN Camat Medan Timur Fernanda dibebastugaskan dari jabatannya mulai Senin, 10 Agustus 2026. Pembebastugasan dilakukan karena Fernanda
PEMERINTAHAN
TOBA Pemerintah Kabupaten Toba terus melakukan penertiban keramba yang berada di kawasan Danau Toba dalam wilayah pemerintahannya. Dari
PERTANIAN AGRIBISNIS