BREAKING NEWS
Sabtu, 27 Juni 2026

Aksi #IndonesiaSekarat di Surabaya Berujung Ricuh, Ini 11 Tuntutan yang Disuarakan Massa

Johan - Jumat, 26 Juni 2026 21:41 WIB
Aksi #IndonesiaSekarat di Surabaya Berujung Ricuh, Ini 11 Tuntutan yang Disuarakan Massa
Aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, Jumat (26/6). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Massa kemudian melakukan longmarch menuju Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo.

Sesampainya di lokasi, peserta aksi membentangkan spanduk berukuran besar di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

Mereka kemudian menutup sebagian Jalan Gubernur Suryo sehingga arus lalu lintas dialihkan.

Massa secara bergantian menyampaikan orasi dan membakar sejumlah pakaian serta barang bekas di tengah jalan sebagai bentuk protes.

Juru bicara Front Anti Kapitalisme, Septia, mengatakan aksi tersebut merupakan kelanjutan sekaligus eskalasi dari berbagai aksi protes masyarakat sipil yang sebelumnya telah dilakukan di Surabaya.

"Untuk yang hari ini adalah perpanjangan atau nafas dari perlawanan Kota Surabaya. Seperti yang kita lihat per hari ini apa-apa mahal. Terus bahan pokok juga naik," kata Septia.

Menurut Septia, tuntutan utama dalam aksi tersebut adalah penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) dan kebutuhan pokok yang dinilai semakin membebani masyarakat.

Selain itu, massa juga mendesak pemerintah menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program Koperasi Desa Merah Putih.

Mereka meminta pemerintah memenuhi janji untuk menciptakan lapangan kerja yang layak bagi masyarakat.

Tak hanya mengangkat isu nasional, peserta aksi juga menyoroti persoalan lokal di Jawa Timur.

Mereka mendesak pemerintah menghentikan proyek reklamasi Surabaya Waterfront Land.

"Hentikan reklamasi Surabaya Waterfront Land. Dan bebaskan seluruh tahanan politik dan pulihkan nama baik mereka, termasuk tahanan politik yang disebut dengan nama Komar," ujar Septia.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pengadaan Smartboard Langkat Disebut Berawal dari Arahan Pj Bupati untuk Serap Anggaran SILPA
Istana Luruskan Pernyataan Prabowo: Bukan Empat Kali Kalah, tapi Belum Diberi Mandat
Tebar Kebahagiaan, Rico Waas Ajak 428 Anak Yatim dan Dhuafa Belanja Baju Baru Sambut 10 Muharram
Kepercayaan Publik ke Polri Capai 82,4 Persen, Sahroni: Buah Kerja Keras Jenderal Sigit
Pemprov Sumut Hentikan Aktivitas Tambang Ilegal di 13 Titik, Pelaku Usaha Diminta Segera Urus Izin
Delapan Lokasi Tambang Ilegal di Deli Serdang Resmi Ditutup, Pemprov Sumut Tegaskan Penertiban Terus Berlanjut
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru