BREAKING NEWS
Senin, 29 Juni 2026

Viral! Pagar Monumen TD Pardede Raib Digondol Maling, Besi Hilang Capai 50 Meter

Adelia Syafitri - Senin, 29 Juni 2026 21:39 WIB
Viral! Pagar Monumen TD Pardede Raib Digondol Maling, Besi Hilang Capai 50 Meter
Aksi pencurian besi kembali terjadi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kali ini, pagar besi Monumen DR TD Pardede di Jalan Medan-Binjai, Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, menjadi sasaran pelaku. (Foto: MEDAN DAILY / FB)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANG – Aksi pencurian besi kembali terjadi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kali ini, pagar besi Monumen DR TD Pardede di Jalan Medan-Binjai, Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, menjadi sasaran pelaku. Akibatnya, pagar yang hilang sementara diganti menggunakan bambu.

Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan sejumlah bagian pagar monumen telah raib. Celah pagar yang kosong tampak ditutup menggunakan batang bambu sebagai pengaman sementara.

Kepala Desa Lalang, Indrayani Nasution, membenarkan adanya pencurian tersebut. Ia mengaku baru menerima laporan dari Kepala Dusun setempat pada Senin (29/6/2026).

Baca Juga:

"Saya justru baru dapat laporan hari ini. Karena yang mengawasi dari pihak Pardede juga tidak ada melapor kepada kami," kata Indrayani.

Berdasarkan hasil pengecekan perangkat desa, panjang besi pagar yang hilang diperkirakan mencapai sekitar 50 meter. Pelaku diduga tidak membongkar seluruh rangka pagar, melainkan hanya memotong besi tombak yang berdiri tegak.

"Yang hilang hanya besi tombaknya saja. Rangka pagarnya masih ada," ujarnya.

Menurut Indrayani, kawasan Monumen TD Pardede yang juga menjadi lokasi sekolah di bawah naungan TD Pardede Foundation selama ini dinilai kurang mendapatkan perawatan secara rutin.

"Setahu kami memang kurang terawat. Kadang enam bulan sekali baru dilakukan pembersihan," ungkapnya.

Meski begitu, area monumen selama ini tetap dibuka saat jam operasional sekolah dan ditutup pada malam hari dengan pengawasan penjaga malam.

Sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, Pemerintah Desa Lalang menginstruksikan seluruh kepala dusun mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling).

"Kami minta seluruh kepala dusun mengaktifkan kembali pos kamling. Memang partisipasi masyarakat masih kurang, sehingga sementara dibantu langsung oleh kepala dusun," jelasnya.

Selain mengaktifkan ronda malam, pemerintah desa juga berkoordinasi dengan Polsek Sunggal untuk meningkatkan patroli, terutama pada malam akhir pekan yang dinilai rawan aksi kriminal dan geng motor.

Pihak desa berharap pengamanan yang diperketat dapat mencegah kembali terjadinya pencurian fasilitas umum di wilayah tersebut.* (tm/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Perempuan Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Medan-Binjai, Diduga Tabrak Lari
Wali Kota Medan Terima Audiensi PT Medan Binjai Toll Bahas Penyesuaian Tarif
Pasutri Asal Medan Ditangkap Edarkan Sabu 1 Kg di Binjai, Bawa Senjata Rakitan
857 Ribu Penumpang Nikmati Layanan KA Bersubsidi Medan–Binjai Hingga April 2025
“Masjid Ke-48 dari Program 99 Masjid Yayasan Haji Hanif Diresmikan di Kampung Kolam, Deli Serdang”
Inovasi dan Konsistensi: Kunci Penyelesaian Krisis Iklim di Deli Serdang
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru