BREAKING NEWS
Minggu, 12 Juli 2026

Buntut 30 Pengunjung Terjebak di Bianglala, Polisi Tutup Pasar Malam Lau Dendang karena Tak Kantongi Izin Keramaian

Raman Krisna - Minggu, 12 Juli 2026 13:24 WIB
Buntut 30 Pengunjung Terjebak di Bianglala, Polisi Tutup Pasar Malam Lau Dendang karena Tak Kantongi Izin Keramaian
Proses evakuasi pengunjung dalam wahana bianglala pasar malam yang tiba-tiba berhenti di Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu malam, 11 Juli 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Kepolisian menutup sementara operasional pasar malam yang berada di Jalan Perhubungan Simpang Beo, Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, setelah insiden berhentinya wahana bianglala yang membuat 30 pengunjung terjebak di ketinggian pada Sabtu malam, 11 Juli 2026.

Kapolsek Medan Tembung, Komisaris Polisi Ras Maju Tarigan, mengatakan pasar malam yang dikelola PT Nusantara Ria tersebut tidak memiliki surat izin keramaian dari kepolisian.

Selain melakukan penutupan sementara, polisi juga mulai menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.

Baca Juga:

"Bahwa izin dia itu tidak ada ya. Ya kita tutup sementara. Kita lidik, kemarin apa sebetulnya yang terjadi. Nanti kalau ada kita temukan kesalahannya, kita proses sesuai hukum yang berlaku," ujar Kompol Ras Maju Tarigan kepada wartawan, Minggu, 12 Juli 2026.

Menurut hasil penyelidikan awal, selain diduga terjadi korsleting listrik, polisi juga menemukan indikasi bahwa wahana bianglala mengalami kelebihan kapasitas penumpang sehingga putarannya tidak lagi berjalan normal.

"Pengunjung itu ramai, sudah penuh. Karena terlalu udah over. Putarannya itu tidak normal lagi. Sehingga terjadi kerusakan dan enggak berputar lagi dia. Jadi panik yang di atas," jelasnya.

Meski sempat menimbulkan kepanikan, seluruh pengunjung yang terjebak berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Proses penyelamatan dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Deli Serdang bersama Disdamkarmat Kota Medan.

"Ditelepon lah yang pemadam itu karena mobil orang itu kan ada tangga itu, seluruh pengunjung berhasil dievakuasi," kata Ras Maju Tarigan.

Sebelumnya, sebanyak 30 orang terdiri atas 14 anak-anak dan 16 orang dewasa terjebak di wahana bianglala yang tiba-tiba berhenti beroperasi sekitar pukul 21.51 WIB.

Dalam proses evakuasi, petugas mengerahkan satu unit skylift dari Disdamkarmat Kota Medan untuk mempercepat penyelamatan.

Evakuasi berlangsung secara bertahap hingga seluruh korban berhasil diturunkan dengan selamat.

Berdasarkan data Disdamkarmat Kabupaten Deli Serdang, insiden diduga dipicu oleh korsleting listrik yang menyebabkan gangguan pada sistem wahana.

Selain membuat puluhan pengunjung terjebak di ketinggian, peristiwa tersebut juga memicu kepanikan di area pasar malam.

Petugas melaporkan dua orang dari pihak pengelola mengalami luka ringan.

Sementara itu, penyelidikan kepolisian masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kejadian sekaligus menelusuri ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam pengoperasian wahana permainan tersebut.

Polisi menyatakan hasil penyelidikan akan menjadi dasar untuk menentukan langkah hukum selanjutnya terhadap pihak pengelola apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan keselamatan maupun perizinan.* (vv/ad)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Heboh! Dua Polisi Polres Samosir Diduga Jadi Pengedar Sabu, Satu Positif Narkoba
Bianglala Pasar Malam Lau Dendang Berhenti Mendadak, 30 Pengunjung yang Terjebak Berhasil Dievakuasi
KPK Benarkan Diundang Polri untuk Bahas Tiga Perkara Korupsi, Ini Hasilnya
Fantastis! Ini Rincian Barang Bukti yang Disita Polisi dari Kasus Dugaan Korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel
Polri Segera Umumkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara, ASABRI, dan Krakatau Steel
Maruli Siahaan Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara, Minta Penegakan Hukum Tetap Presisi dan Jaga Soliditas Antar-APH
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru