Lansia Ditemukan Meninggal di Toilet Masjid Al-Muttaqin Banda Aceh, Diduga Terpeleset Saat Hendak Wudu
BANDA ACEH Seorang pria berusia 63 tahun ditemukan meninggal dunia di kamar mandi Toilet Nomor 3 Masjid AlMuttaqin, Gampong Peunayong,
PERISTIWA
JAKARTA – Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo (42) yang ditemukan di Mordent Aesthetic Clinic, Jalan Kramat Pela No. 208, Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7/2026).
Kasus ini menjadi perhatian karena keluarga menilai terdapat sejumlah kejanggalan yang perlu dijelaskan.
Polisi pun menegaskan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.Baca Juga:
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sutrimo diduga merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Saat ditemukan, korban disebut dalam kondisi mulut berbusa.
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di bangunan klinik yang diketahui sudah tidak lagi beroperasi selama beberapa tahun terakhir.
Jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan penyidik masih mengumpulkan berbagai informasi untuk menyusun kronologi secara utuh.
Penyidik telah meminta keterangan dari keluarga korban, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, serta pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut.
Selain itu, polisi juga mendalami rekam medis, riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal ditemukannya korban, serta informasi lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.
"Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh," kata Budi Hermanto.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
"Kami akan menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan setelah memperoleh fakta yang dapat dipertanggungjawabkan," ujar Budi.
Di tengah proses penyelidikan, media sosial turut diramaikan dengan berbagai narasi mengenai kepemilikan Mordent Aesthetic Clinic.
Salah satunya berasal dari unggahan akun X @emaididyea yang membagikan tangkapan layar berisi klaim seseorang yang mengaku sebagai mantan karyawan klinik tersebut.
Dalam unggahan itu disebutkan bahwa korban pernah bekerja di klinik selama dua tahun dan tinggal di lokasi tersebut.
Unggahan yang sama juga memuat klaim mengenai kepemilikan klinik.
Namun, klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak-pihak yang disebut dalam unggahan tersebut.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, dr. Lintasari Putri tercatat sebagai pemilik (owner) Mordent Aesthetic Clinic.
Belum ada keterangan resmi yang menjelaskan hubungan informasi tersebut dengan berbagai klaim yang beredar di media sosial.
Pantauan di lokasi menunjukkan bangunan Mordent Aesthetic Clinic tampak tidak lagi beroperasi.
Halaman depan dipenuhi dedaunan kering dan rumput liar. Cat bangunan terlihat kusam, sementara beberapa bagian atap dan plafon tampak mengalami kerusakan.
Neon box bertuliskan "Mordent" masih terpasang di bagian depan bangunan, namun kondisinya sudah memudar.
Di sekitar lokasi juga terlihat kendaraan bertuliskan Crime Scene Investigation Police yang digunakan dalam proses penyelidikan.
Pihak keluarga menyampaikan bahwa pada sekitar pukul 05.00 WIB, sebelum dinyatakan meninggal dunia, Sutrimo masih sempat berkomunikasi melalui telepon dengan adik iparnya.
Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 09.00 WIB, keluarga menerima kabar bahwa korban telah meninggal dunia.
Jenazah baru tiba di rumah duka sekitar pukul 23.00 WIB menggunakan ambulans yang disebut dipesan oleh orang yang tidak dikenal keluarga.
Menurut keluarga, ambulans tersebut membawa tiga orang, terdiri atas seorang sopir dan dua pria yang disebut memiliki postur menyerupai anggota militer.
Keluarga juga menyampaikan bahwa saat jenazah tiba, proses pemandian dan pengafanan telah dilakukan oleh pihak rumah sakit sehingga mereka hanya dapat melihat bagian wajah sebelum pemakaman.
Selain itu, keluarga mengaku hingga kini belum menerima barang-barang pribadi milik korban, seperti telepon genggam, dompet, kartu ATM, maupun pakaian yang dikenakan sebelum meninggal dunia.
Hingga berita ini diterbitkan, penyelidikan masih berlangsung.
Polisi menyatakan akan menyampaikan perkembangan perkara setelah seluruh fakta dan alat bukti berhasil dikumpulkan.* (di/ad)
BANDA ACEH Seorang pria berusia 63 tahun ditemukan meninggal dunia di kamar mandi Toilet Nomor 3 Masjid AlMuttaqin, Gampong Peunayong,
PERISTIWA
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk sejumlah wilayah di Provinsi Bali pada Sabt
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (D
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Jakarta pada Sabtu, 12 September
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Sabtu, 12 Sep
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk sejumlah wilayah di Provinsi Aceh pada Sabt
NASIONAL
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Utara pada Sabtu, 12 Sept
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan mendukung pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik seIndone
PENDIDIKAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda Kota Medan menjadi organisasi yan
PEMERINTAHAN
LOMBOK TENGAH Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lombok Tengah Mekar Bers
PERISTIWA