BREAKING NEWS
Selasa, 25 Agustus 2026

17.000 Pulau, Ribuan Risiko: Media Asing Soroti Keselamatan Feri Usai Insiden Mutiara Sentosa 2

Nurul - Senin, 03 Agustus 2026 11:46 WIB
17.000 Pulau, Ribuan Risiko: Media Asing Soroti Keselamatan Feri Usai Insiden Mutiara Sentosa 2
Insiden kebakaran Kapal Motor Penumpang Mutiara Sentosa 2 yang mengangkut penumpang dan awak kapal di perairan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu (2/8/2026). (Foto: Basarnas/AFP)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Insiden kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 yang mengangkut penumpang dan awak kapal di perairan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu (2/8/2026), turut mendapat sorotan sejumlah media internasional. Kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Makassar itu dilaporkan mengalami kebakaran beberapa jam setelah meninggalkan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Menurut laporan, kapten kapal sempat mengabarkan adanya kebakaran sebelum komunikasi dengan kapal terputus tidak lama kemudian. Berdasarkan data Kantor SAR Surabaya hingga Minggu pukul 16.00 WIB, insiden tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia, 225 orang berhasil diselamatkan, sementara 41 orang lainnya masih dalam pencarian. Hingga Senin (3/8/2026) dini hari, sebanyak 122 korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 dilaporkan telah berhasil dievakuasi ke darat melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dan Pelabuhan Kalianget, Sumenep.

Kantor berita yang bermarkas di New York, Associated Press (AP News), menyoroti kronologi kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 saat kapal tengah berlayar menuju Makassar. AP menjelaskan, kapal sepanjang 160 meter dengan lebar 25 meter itu melayani rute Surabaya-Makassar, dengan waktu tempuh sekitar 40 jam dan biasa digunakan untuk mengangkut penumpang domestik serta barang antara Pulau Jawa dan Sulawesi.

Baca Juga:

Menurut laporan AP, kebakaran terjadi beberapa jam setelah kapal meninggalkan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Video yang beredar memperlihatkan sejumlah penumpang mengenakan jaket pelampung sebelum melompat ke laut untuk menyelamatkan diri dari kobaran api. AP juga menyoroti operasi penyelamatan yang melibatkan Basarnas, TNI Angkatan Laut, kapal tunda, serta sejumlah kapal niaga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Selain kronologi dan proses evakuasi, AP turut menyoroti persoalan keselamatan transportasi feri di Indonesia. Menurut AP, lemahnya penegakan standar keselamatan transportasi feri kerap menjadi salah satu faktor dalam kecelakaan serupa.

"Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau, di mana feri merupakan moda transportasi yang umum. Bencana terjadi secara teratur, dan penegakan keselamatan yang lemah sering kali menjadi penyebabnya," tulis AP News.

Sementara itu, media Australia, news.com.au, lebih banyak menyoroti proses penyelamatan penumpang KMP Mutiara Sentosa 2. Dalam laporannya, media tersebut memuat rekaman yang disiarkan televisi lokal Indonesia, memperlihatkan sejumlah penumpang mengenakan jaket pelampung dan berkumpul di atas sekoci, hingga video penumpang melompat ke laut ketika kobaran api dan asap hitam pekat membumbung dari kapal.

News.com.au juga mengutip informasi dari Basarnas yang diunggah melalui akun TikTok resminya. Kantor SAR Surabaya disebut menerima laporan kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 pada pukul 08.24 WIB. Setelah laporan diterima, petugas melakukan koordinasi untuk mengetahui posisi terakhir kapal dan mengerahkan unsur penyelamatan ke lokasi.

Sementara itu, The Times of India mengulas kronologi insiden berdasarkan informasi dari otoritas Indonesia. Media tersebut melaporkan, KMP Mutiara Sentosa 2 sedang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Makassar ketika kapten kapal melaporkan adanya kebakaran beberapa jam setelah pelayaran dimulai. Mengutip Kantor SAR Surabaya, media tersebut menyebut kapal ditemukan sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi.

"Kapal tersebut hampir seluruhnya dilalap api, dengan penumpang tetap berada di anjungan dan di haluan menunggu evakuasi," tulis The Times of India.

Di tengah proses evakuasi dan pencarian korban, pemerintah memastikan investigasi akan dilakukan untuk mengungkap penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, pemerintah akan segera melakukan investigasi terhadap insiden tersebut.

"Pemerintah segera luncurkan investigasi, karena kita harus tahu persis apa penyebab dari insiden tersebut," ujar AHY, dikutip dari Antara.

Ia mengatakan, investigasi akan dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Selain mengungkap penyebab kebakaran, investigasi juga akan mengevaluasi sejumlah aspek, mulai dari kelayakan kapal, kesiapan awak kapal, prosedur keselamatan penumpang, hingga faktor cuaca.

"Investigasi akan dilakukan oleh KNKT dan butuh waktu untuk menjelaskan kepada kita semua apa penyebabnya," kata AHY.

Hasil investigasi diharapkan dapat menjadi dasar untuk memperkuat standar keselamatan transportasi laut dan mencegah kejadian serupa kembali terjadi.* (k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
9 Kapal Bahu-membahu, 232 Korban Kebakaran Mutiara Sentosa 2 Berhasil Dievakuasi
Terkepung Api di Tengah Laut, Penumpang Mutiara Sentosa 2 Nekat Terjun Selamatkan Diri
35 Ribu Koperasi Merah Putih Siap Beroperasi, Menkop Ferry Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Korupsi
Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Dijamin APBN Selama Dua Tahun, Setelah Itu Mandiri
Purbaya Buka Suara soal Isu Kipas Angin Rp1,8 Triliun, Sebut Pengadaan Ditangani Agrinas
Pemerintah Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos, Kopdes Merah Putih Segera Jalani Uji Coba
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru