BREAKING NEWS
Jumat, 14 Agustus 2026

353 Siswa di Karo Keracunan MBG, Bobby: Ini Fatal!

Adelia Syafitri - Jumat, 14 Agustus 2026 15:16 WIB
353 Siswa di Karo Keracunan MBG, Bobby: Ini Fatal!
Gubernur Sumut, Bobby Nasution saat diwawancarai wartawan di kantornya, Kamis (21/5/2026). (Foto: Rahmat Utomo/Kompas)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution buka suara soal ratusan siswa di Kabupaten Karo yang diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bobby menyebut kejadian tersebut sangat fatal karena berdampak pada anak-anak.

Bobby mengatakan jumlah siswa yang mengalami gangguan kesehatan terus bertambah sejak kejadian pertama hingga malam hari. Berdasarkan data yang diterimanya, total korban mencapai 353 orang.

"Kejadian sangat fatal yang berdampak kepada anak-anak kita. Total korban sebanyak 353 orang. Jadi, ada yang reaksinya tidak parah, si anak bisa langsung belajar, namun korban bertambah terus hingga malam hari. Karena fatalnya, ada yang dirujuk ke Kota Medan, ada juga sampai masuk ICU, tetapi hari ini sudah mulai membaik," kata Bobby kepada wartawan di Gedung DPRD Sumut, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga:

Menurut Bobby, kejadian tersebut tidak boleh kembali terjadi. Ia menyampaikan bahwa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyalurkan makanan kepada para penerima manfaat telah dihentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

"Harapan kita kejadian seperti ini bisa menjadi pelajaran, dan Kepala BGN juga sudah sangat tegas. Setahu saya mulai hari ini BGN sudah memberikan sanksi pemberhentian sementara, sudah di-suspend, dan makanan yang kemarin dikonsumsi sudah dibawa ke laboratorium," ujarnya.

Bobby meminta semua pihak tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kejadian tersebut sebelum hasil pemeriksaan laboratorium keluar. Menurutnya, hasil uji laboratorium akan menjadi dasar untuk mengetahui sumber masalah.

"Sejauh ini belum ada hasil lab, paling lama nanti sekitar dua hari hasilnya. Ini nanti dilihat dari situ hasilnya dari mana sumbernya. Kita gak mau menduga, kita tunggu aja hasilnya," katanya.

Ia menjelaskan, kejadian tersebut berasal dari salah satu dapur SPPG di Kabupaten Karo. Dapur tersebut disebut melayani lebih dari 2.900 penerima manfaat dengan sistem dua kali memasak dalam sehari.

"Hanya satu SPPG dan menangani 2.900 lebih penerima manfaat termasuk untuk ibu hamil. Hingga pukul 00.00 tidak ada masalah yang untuk ibu hamil," tutur Bobby.

Sebelumnya, Ketua Komisi E DPRD Sumut HM Subandi juga mendesak BGN Wilayah Sumut menghentikan sementara operasional dapur yang menyalurkan makanan MBG ke SMAN 1 Berastagi dan sejumlah sekolah lainnya.

Kasus dugaan keracunan massal tersebut kini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab dan sumber makanan yang dikonsumsi para siswa.* (mi/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Kecam Korupsi Anggaran MBG: Orang-Orang Biadab!
265 Siswa di Karo Diduga Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Berastagi Sempajaya Disuspend
Prabowo: MBG hingga Hilirisasi Tak Lagi Sekadar Rencana di Atas Kertas, Manfaatnya Mulai Dirasakan Rakyat
Ketua MPR Ahmad Muzani: Program MBG Bukan Sekadar Bagi-Bagi Makanan
Pidato Prabowo di Sidang Tahunan MPR 2026 Bakal Ungkap 8 Program Prioritas dan Anggarannya
500 Dapur MBG Tak Layak Ditutup Permanen, Pemprov Sumut Siap Perkuat Pengawasan di Lapangan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru