BREAKING NEWS
Rabu, 19 Agustus 2026

NTT Diguncang 3.002 Gempa Susulan, Korban Meninggal Kini 71 Orang

Adelia Syafitri - Rabu, 19 Agustus 2026 16:50 WIB
NTT Diguncang 3.002 Gempa Susulan, Korban Meninggal Kini 71 Orang
Bangunan yang rusak akibat gempa di kawasan Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Senin (17/8/2026). (Foto: Antara/Fikri Yusuf)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Gempa susulan masih terjadi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa utama bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut beberapa hari lalu.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 3.002 aktivitas gempa susulan hingga Rabu, 19 Agustus 2026 pukul 14.00 WIB.

Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama mengatakan gempa susulan yang tercatat memiliki magnitudo antara 1,1 hingga 6,2.

Baca Juga:

"(Update) Tanggal 19 Agustus 2026 pukul 14.00 hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 3.002 aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo 1,1 sampai 6,2," ujar Nelly dalam konferensi pers, Rabu (19/8/2026).

Dari ribuan gempa susulan tersebut, sebanyak 86 gempa dilaporkan dirasakan oleh masyarakat.

Sementara itu, 25 gempa susulan tercatat memiliki magnitudo lebih dari 5.

Nelly menjelaskan banyaknya gempa susulan merupakan bagian dari proses penyesuaian kerak bumi setelah terjadi gempa utama berkekuatan besar.

Menurut dia, proses tersebut merupakan mekanisme bumi untuk melepaskan energi dan mencapai keseimbangan baru.

Karena itu, masyarakat di wilayah terdampak masih perlu mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan dalam beberapa hari ke depan.

"Perlu diketahui masyarakat gempa susulan ini cukup banyak kenapa karena itu adalah bagian dari proses penyesuaian kerak bumi atau pelepasan energi sehingga mendapatkan keseimbangan yang baru setelah terjadinya gempa utama yang besar," sambungnya.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas gempa.

Warga juga diminta memperhatikan kondisi bangunan di sekitar tempat tinggal maupun lokasi pengungsian.

Di tengah aktivitas gempa susulan yang masih berlangsung, jumlah korban meninggal akibat gempa NTT juga bertambah.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Suar Pelita Panjaitan mengatakan satu korban kembali dilaporkan meninggal dunia. Korban tersebut berada di Kabupaten Nagekeo.

"Jumlah korban ada bertambah satu orang menjadi 71 (meninggal dunia) yaitu di Kabupaten Nagekeo," ujar Berton dalam konferensi pers, Rabu (19/8/2026).

Dengan tambahan tersebut, total korban meninggal dunia akibat gempa NTT menjadi 71 orang.

Sebelumnya, Basarnas melaporkan total 202 korban hingga Selasa (18/8) pukul 23.30 WIB.

Jumlah tersebut terdiri atas 70 orang meninggal dunia dan 132 orang mengalami luka-luka.

Dari 132 korban luka, sebanyak 40 orang mengalami luka berat dan 92 lainnya mengalami luka ringan.

Petugas gabungan masih melakukan penyisiran di sejumlah wilayah terdampak untuk memastikan kondisi warga dan mencari kemungkinan adanya korban lain.

BNPB menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta masyarakat yang terdampak bencana gempa di NTT.

"Kami segenap pemerintah maupun kementerian/lembaga yang ada mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya keluarga kita yang saat ini ada di tempat tempat pengungsian dan daerah terdampak di NTT," kata Berton.

Dengan ribuan gempa susulan yang masih terjadi, masyarakat di wilayah terdampak diharapkan tetap waspada terhadap perkembangan situasi.

Informasi mengenai aktivitas gempa dan penanganan bencana sebaiknya merujuk pada keterangan resmi BMKG, BNPB, dan Basarnas.* (d/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Aceh Tengah Percepat Pemulihan Pascabencana, Akses Warga Jadi Prioritas Utama
Dari Tenda Darurat ke Ruang Kelas Darurat, Semangat Belajar Siswa SDN 10 Linge Kembali Bangkit
Anggaran Rp50 Miliar Belum Bergerak, Tito Turunkan Tim Kemendagri ke Nias
Kubah Masjid Roboh hingga Mobil Dinas Ketua DPRD Tertimpa Pohon, Medan Diterjang Puting Beliung
Wakil Ketua DPR: Penanganan Gempa NTT Sudah Maksimal Tanpa Status Bencana Nasional
Lima Hari Pascagempa, Total Bantuan Tembus 253 Ton Sementara Korban Bertambah Jadi 202 Orang
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru