BREAKING NEWS
Jumat, 21 Agustus 2026

Sinkhole Membesar, Pemkab Aceh Tengah Targetkan Relokasi Warga Pondok Balik Akhir Desember 2026

Raman Krisna - Kamis, 20 Agustus 2026 19:35 WIB
Sinkhole Membesar, Pemkab Aceh Tengah Targetkan Relokasi Warga Pondok Balik Akhir Desember 2026
Pemkab Aceh Tengah mempercepat penyiapan relokasi warga Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, yang bermukim di sekitar lubang amblasan tanah atau sinkhole. (foto: Dok. Satgas PRR)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH TENGAH - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mempercepat persiapan relokasi warga Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, yang tinggal di sekitar lubang amblasan tanah atau sinkhole.

Relokasi dilakukan karena lubang tersebut terus membesar dan mulai menggerus lahan permukiman warga.

Pemerintah daerah menargetkan relokasi warga ke kawasan yang lebih aman dapat terlaksana pada akhir Desember 2026.

Baca Juga:

Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan mengatakan kondisi sinkhole semakin mengkhawatirkan.

Sejumlah rumah warga mulai terancam, sehingga masyarakat tidak lagi merasa aman untuk tinggal di kawasan tersebut.

"Masyarakat hari ini sudah tidak berani lagi tinggal di situ. Ini kan termasuk bagian daripada kebencanaan," kata Muchsin saat ditemui di Pendopo Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (19/8/2026).

Pemkab Aceh Tengah kini berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk menentukan langkah penanganan kawasan terdampak.

Persiapan relokasi antara lain mencakup penggantian lahan dan pembangunan hunian tetap atau huntap bagi warga yang harus meninggalkan rumahnya.

Calon lokasi relokasi berada sekitar satu kilometer dari Desa Ketol, di kawasan yang berada dekat perbatasan Kabupaten Bener Meriah.

Pemerintah daerah juga telah membantu menyediakan jalan alternatif untuk menjaga akses dan mobilitas masyarakat selama penanganan sinkhole berlangsung.

"Alhamdulillah hari ini sudah ada penanganan khusus dari Kementerian PU itu tentunya nanti masalah ganti lahan atau pembangunan huntap atau segala macam itu nanti bagian daripada tugas kita bersama-sama. Tapi setidaknya kami juga pemerintah daerah sudah membantu jalan alternatif untuk masyarakat," kata Muchsin.

Tim teknis Kementerian PU telah turun ke lokasi untuk mengkaji kondisi kawasan terdampak sekaligus menilai rencana lokasi relokasi.

Kajian ini diperlukan agar pembangunan hunian baru benar-benar dilakukan di wilayah yang aman bagi warga.

"Saat ini sedang ada penanganan secara teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum di sana, mereka sedang turun. Mudah-mudahan semuanya akan selesai," kata Muchsin.

Penanganan sinkhole di Pondok Balik dan rencana relokasi warga menjadi bagian dari upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh Tengah.

Proses penanganan tersebut juga menjadi perhatian Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian.

"Insyaallah kami dengan bersama jajaran pemerintah daerah sedang berusaha maksimal untuk rehabilitasi dari rekonstruksi. Ini tentunya mengikuti dengan arahan dari Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Republik Indonesia," pungkas Muchsin.* (ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rico Waas Perkuat Kolaborasi dengan USU, Riset Akademik Didorong Berdampak ke Masyarakat
Setahun Lebih Laporan Dugaan Intimidasi Jurnalis Mandek, Deddy Irawan Gugat Polrestabes Medan Lewat Praperadilan
Wali Kota Tanjungbalai Usulkan Alur Pelayaran Pelabuhan Diperlebar di Atas 80 Meter, Ini Alasannya
Update Gempa NTT: 3.752 Gempa Susulan, 75 Orang Meninggal dan 92.735 Warga Mengungsi
Kabar OTT di Bogor Mencuat, KPK: Tidak Benar!
BEM USU Gelar Aksi di Lapangan Merdeka, Kritik MBG hingga Kebijakan Pemerintah: Apakah Kita Sudah Benar-Benar Merdeka?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru