BREAKING NEWS
Minggu, 23 Agustus 2026

Seminggu Usai Gempa NTT: 87 Orang Meninggal, Lebih dari 150 Ribu Warga Mengungsi dan 53.971 Rumah Rusak

Dharma - Minggu, 23 Agustus 2026 10:10 WIB
Seminggu Usai Gempa NTT: 87 Orang Meninggal, Lebih dari 150 Ribu Warga Mengungsi dan 53.971 Rumah Rusak
Pasien terdampak gempa dievakuasi di halaman RS Siloam Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (15/8/2026). (foto: ANTARA FOTO/Gecio Viana)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Petugas di lapangan masih melakukan verifikasi dan validasi untuk memastikan data yang dihimpun sesuai kondisi sebenarnya.

"Saat ini, data sementara by name by address (BNBA) hingga tingkat desa telah diperoleh untuk Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka," jelas Berton.

Untuk Kabupaten Manggarai, proses penginputan data masih berlangsung dan ditargetkan selesai dalam satu hingga dua hari.

Khusus di Kabupaten Nagekeo, proses verifikasi telah dilakukan selama dua hari oleh pemerintah daerah menggunakan instrumen pendataan BNPB.

Menurut Berton, data yang telah diverifikasi dan dinyatakan valid nantinya dapat ditetapkan melalui keputusan kepala daerah.

Namun, apabila hasil pemeriksaan sampel BNPB menunjukkan adanya ketidaksesuaian, verifikasi ulang akan dilakukan.

"Apabila hasil verifikasi telah dinyatakan valid, data tersebut selanjutnya dapat ditetapkan melalui keputusan kepala daerah. Namun, apabila hasil sampling BNPB menunjukkan data belum sesuai, maka akan dilakukan verifikasi ulang untuk memastikan akurasinya," katanya.

Pendataan kerusakan rumah menjadi bagian penting dalam penanganan pascagempa.

BNPB dan pemerintah daerah menggunakan data tersebut untuk menghitung kebutuhan petugas yang akan melakukan verifikasi dan validasi di lapangan.

Rumah yang masuk kategori rusak berat menjadi perhatian khusus karena datanya akan digunakan sebagai salah satu dasar untuk menentukan kebutuhan hunian sementara (huntara) dan dana tunggu hunian (DTH) bagi masyarakat terdampak.

"Khusus untuk rumah dengan kategori rusak berat, data tersebut akan menjadi salah satu dasar dalam menentukan kebutuhan dukungan hunian sementara (huntara) maupun dana tunggu hunian (DTH) bagi masyarakat terdampak," tuturnya.

Dengan jumlah korban meninggal, korban luka, pengungsi, serta kerusakan rumah yang terus diperbarui, pemerintah masih menghadapi pekerjaan besar dalam penanganan darurat dan pemulihan masyarakat terdampak gempa NTT.* (cnbb/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kemenhub Izinkan 35 Pesawat Asing untuk Tangani Karhutla di Kalimantan
Rumah Rusak akibat Gempa NTT Dapat Bantuan hingga Rp30 Juta, Ini Rinciannya
BWS Sumatera I Perkuat Tepian Sungai Aih Bobo Gayo Lues, Cegah Erosi dan Banjir Bandang
Tinjau Karhutla Kalsel, KSAL Muhammad Ali: Tidak Separah yang Viral di Media Sosial
Usai dari Kalbar, Prabowo Cek Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Terbang ke Malaysia, 591 Sekolah Sarawak Terpaksa Ditutup
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru