BREAKING NEWS
Senin, 24 Agustus 2026

Ketua Baitul Mal Pidie Jaya Ditemukan Meninggal di Banda Aceh, Autopsi Tak Temukan Tanda Kekerasan

T.Jamaluddin - Senin, 24 Agustus 2026 07:44 WIB
Ketua Baitul Mal Pidie Jaya Ditemukan Meninggal di Banda Aceh, Autopsi Tak Temukan Tanda Kekerasan
Tim Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait meninggalnya Ketua Baitul Mal Kabupaten Pidie Jaya, Teungku Zulkifli. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH — Tim Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait meninggalnya Ketua Baitul Mal Kabupaten Pidie Jaya, Teungku Zulkifli, 48 tahun.

Korban ditemukan meninggal dunia di rumah singgahnya di Gampong Lambaro Skep, Banda Aceh, pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Keluarga sempat mencurigai adanya kemungkinan kekerasan maupun penyebab lain di balik kematian Zulkifli.

Baca Juga:

Namun, hasil pemeriksaan Visum et Repertum dan autopsi Tim Forensik RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Polisi menyebut korban diduga meninggal akibat penyakit jantung yang telah lama dideritanya kambuh.

Plt. Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Miftahuda Dizha Fezuono membenarkan hasil pemeriksaan tersebut pada Ahad, 23 Agustus 2026.

"Benar, Ketua Baitul Mall Pidie Jaya meninggal dunia di rumah singgahnya di Gampong Lambaro Skep, Banda Aceh. Kami telah melakukan Visum et Repertum dan autopsi, dan berdasarkan keterangan dokter forensik, korban meninggal dunia dalam kondisi wajar. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, sementara hasil pemeriksaan menunjukkan adanya riwayat penyakit jantung yang diduga kambuh," ujar Kompol Dizha.

Dizha menjelaskan, polisi awalnya menerima informasi dari Satreskrim Polres Pidie Jaya mengenai laporan keluarga terkait seorang warga yang meninggal dalam kondisi yang dinilai tidak wajar di Banda Aceh.

Sebelum ditemukan meninggal, istri korban, Ainal Mardhiah, 45 tahun, berusaha menghubungi Zulkifli melalui telepon seluler.

Namun, telepon korban tidak aktif dan tidak merespons panggilan.

Ainal kemudian menghubungi kakak sepupu korban, Rosnia, 43 tahun, dan meminta dia mendatangi rumah singgah Zulkifli untuk memastikan kondisinya.

Rosnia tiba di rumah tersebut dan beberapa kali mengetuk pintu, tetapi tidak mendapat jawaban.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polresta Banda Aceh Amankan Dua Terduga Pelaku Perampasan Motor dengan Sajam, Polisi Temukan Sabu dan Ganja
Yang Berbahaya Bukan Benderanya
BNPT Tegaskan Aksi KKB di Papua Tak Masuk Kategori Tindak Pidana Terorisme, Ini Alasannya
Polrestabes Medan Amankan Remaja Diduga Admin Geng Motor yang Pamer Celurit di Jalanan
Kerap Disiksa Bibi, Dua Bocah di Dairi Kini Jalani Perawatan dan Trauma Healing
Biadab! Pria 32 Tahun di Banda Aceh Jadi Tersangka Pencabulan Balita Usai Menyerahkan Diri
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru