BREAKING NEWS
Sabtu, 05 September 2026

Gunung Semeru di Lumajang Kembali Erupsi dan Semburkan Kolom Abu Setinggi 1.000 Meter

Dharma - Sabtu, 05 September 2026 12:28 WIB
Gunung Semeru di Lumajang Kembali Erupsi dan Semburkan Kolom Abu Setinggi 1.000 Meter
Visual erupsi gunung semeru berupa letusan asap setinggi 1.000 meter, Sabtu (5/9/2026). (Foto: Dok. PVMBG)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LUMAJANG - Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Sabtu (5/9/2026) pagi. Letusan tersebut memunculkan kolom abu setinggi sekitar 1.000 meter di atas puncak kawah.

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terjadi pada pukul 08.13 WIB. Kolom abu teramati berwarna tebal dengan ketinggian mencapai 1.000 meter di atas puncak.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Sabtu, 5 September 2026 pukul 08.13 WIB dengan tinggi kolom abu teramati 1.000 meter di atas puncak," tulis petugas PPGA Semeru Sigit Rian Alfian dalam keterangan tertulis.

Baca Juga:

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Isnugroho mengatakan aktivitas erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter. Gempa letusan berlangsung selama 1 menit 33 detik.

Menurut Isnugroho, berdasarkan pemantauan arah angin, material abu vulkanik dari erupsi berpotensi bergerak ke arah timur dan timur laut.

"Kalau arah anginnya ke timur sepertinya hujan abu terjadi di sekitar Pasrujambe dan Senduro," kata Isnugroho.

Hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak erupsi. Warga yang berada di sekitar lereng Gunung Semeru juga masih menjalankan aktivitas secara normal dan belum dilakukan evakuasi.

Meski demikian, Isnugroho mengingatkan intensitas letusan Semeru yang masih tinggi dapat meningkatkan potensi hujan abu di sekitar lereng gunung.

Selain hujan abu, ancaman lain yang perlu diwaspadai adalah banjir lahar. Risiko tersebut dapat meningkat apabila kawasan Gunung Semeru diguyur hujan dengan intensitas tinggi karena material hasil letusan dan guguran masih menumpuk di lereng.

"Secara jumlah letusan memang masih tinggi, ini bisa memicu banjir lahar dengan membawa material cukup banyak apabila terjadi hujan deras di sekitar gunung," ujarnya.

Saat ini status aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga.

BPBD Lumajang mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Beda dari 2018, BNPB Jamin Anak Krakatau Belum Berpotensi Tsunami Meski Erupsi Menerus
Peluang Beli atau Tahan? Harga Emas Antam Hari Ini Ambruk Rp 30.000, Cek Rincian Lengkapnya di Sini
Awas Erupsi Susulan, BNPB Desak Warga Karo di Zona Merah Segera Dievakuasi ke Tempat Aman
Semalaman Muntahkan Lava Air Mancur, Anak Krakatau Kini Siaga Level III
Cuaca Aceh Hari Ini Sabtu 5 September 2026, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan
Cuaca Sumut Hari Ini Sabtu 5 September 2026, Medan dan Sejumlah Daerah Berpotensi Hujan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru