BREAKING NEWS
Jumat, 11 September 2026

Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi Kamis Pagi, PVMBG Catat Empat Kali Gempa

Administrator - Kamis, 10 September 2026 10:03 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi Kamis Pagi, PVMBG Catat Empat Kali Gempa
Visual terbaru Gunung Anak Krakatau dari pantauan satelit THEOS-2 milik GISTDA (Badan Antariksanya Thailand). (foto: @osamudajaii/X)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANTEN — Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda masih tinggi.

Gunung api tersebut kembali mengalami erupsi pada Kamis, 10 September 2026, saat status aktivitasnya masih berada pada Level III atau Siaga.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat erupsi terjadi pada pukul 09.10 WIB.

Baca Juga:

"Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Kamis, 10 September 2026, pukul 09:10 WIB," kata PVMBG dikutip dari laman resminya.

PVMBG melaporkan tinggi kolom erupsi tidak teramati karena kondisi gunung tertutup kabut.

Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47 milimeter dan berlangsung selama 17 detik.

"Gunung api tertutup kabut. Asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan, angin lemah ke arah barat laut. Suhu udara sekitar 25.9-26.1°C. Kelembaban 81-87%," jelas PVMBG.

Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau juga diikuti sejumlah aktivitas kegempaan.

PVMBG mencatat empat kali gempa, terdiri atas tiga kali gempa Hybrid/Fase Banyak dan satu kali gempa Tremor Menerus.

Dengan kondisi tersebut, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau masih ditetapkan pada Level III atau Siaga.

PVMBG meminta masyarakat dan wisatawan mematuhi sejumlah rekomendasi keselamatan selama status Siaga masih berlaku.

Masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki tidak diperbolehkan memasuki atau melakukan kegiatan dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya awan panas, lava, lontaran batu pijar, serta hujan abu lebat.

Bagi masyarakat yang terdampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, PVMBG merekomendasikan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

Jika harus beraktivitas di luar, masyarakat dianjurkan menggunakan masker untuk menghindari gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanik.

PVMBG juga mengimbau masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung tetap tenang.

Warga diminta tidak mempercayai isu mengenai erupsi Gunung Anak Krakatau yang disebut akan menyebabkan tsunami.

Masyarakat di wilayah tersebut dapat menjalankan aktivitas seperti biasa dengan tetap mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali menjadi perhatian setelah mengalami erupsi pada Jumat malam, 4 September 2026.

Material abu vulkanik dari aktivitas erupsi kemudian dilaporkan menyebar ke sejumlah wilayah, terutama Banten, DKI Jakarta, Sumatera, dan Jawa Barat.

Dengan status Gunung Anak Krakatau yang masih berada pada Level III atau Siaga, masyarakat di sekitar wilayah terdampak diminta terus mengikuti informasi resmi PVMBG dan arahan pemerintah daerah untuk mengantisipasi perkembangan aktivitas gunung api tersebut.* (bi/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kesal Bantuan Tak Seimbang, Warga Manggarai Timur Injak Mi Instan Bantuan Gempa Flores hingga Viral
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi Dini Hari Ini, PVMBG Minta Warga Tak Percaya Isu Tsunami
Viral Ramalan Gempa Magnitudo 9 Bakal Hantam Indonesia, Ini Kata BMKG
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi Selasa Pagi, Ini Imbauan Badan Geologi untuk Masyarakat
Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi, Hujan Abu Vulkanik Mulai Capai Rumah Warga di Lembata
Penjelasan Pakar dan Badan Geologi Soal Erupsi Serentak 4 Gunung Api di Indonesia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru