BREAKING NEWS
Sabtu, 19 September 2026

Diduga Keracunan Usai Makan MBG, 26 Siswa dan Guru di SMP Muhammadiyah Al Amin Sorong Alami Muntah hingga Diare

Adelia Syafitri - Kamis, 17 September 2026 18:30 WIB
Diduga Keracunan Usai Makan MBG, 26 Siswa dan Guru di SMP Muhammadiyah Al Amin Sorong Alami Muntah hingga Diare
Ketua Satgas MBG Kota Sorong, Ruddy Laku, ketika melihat langsung para pelajar korban keracunan di RSUD Sele Be Solu, Kamis (17/9/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SORONG — Puluhan siswa dan sejumlah guru SMP Muhammadiyah Al Amin Kota Sorong, Papua Barat Daya, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Gangguan kesehatan tersebut dilaporkan terjadi setelah siswa mengonsumsi menu MBG pada Rabu, 16 September 2026.

Sebagian siswa mulai merasakan gejala pada hari yang sama, sedangkan lainnya mengalami keluhan pada Kamis, 17 September 2026.

Baca Juga:

Ketua Satgas MBG Kota Sorong, Ruddy Laku, mengatakan hasil observasi bersama Dinas Kesehatan menemukan 26 orang mengalami gejala muntah dan buang air besar secara terus-menerus.

"Jadi, tadi tadi siang, kami mendapat laporan dari sekolah SMP Muhammadiyah dan juga dari Dinas Kesehatan terkait dengan sejumlah siswa yang mengalami gejala muntah dan buang air besar secara terus-menerus. Kemudian, setelah mendapat laporan itu, tim Satgas kami dari yang bertugas bidang kesehatan turun ke lapangan untuk melakukan observasi dan didapati bahwa ada sekitar 26 orang yang mengalami gejala," kata Ruddy ketika melihat langsung para pelajar korban keracunan di RSUD Sele Be Solu, Kamis (17/9/2026).

Dari 26 orang tersebut, delapan siswa mengalami gejala yang lebih berat sehingga harus mendapatkan penanganan di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong.

Sementara siswa lainnya mendapat penanganan di sekolah.

"Setelah observasi lanjut, ternyata ada delapan orang yang gejalanya agak berat, sehingga dikirimlah ke Rumah Sakit Sele Be Solu. Yang lain, sisanya itu penanganan di sekolah saja, dikasih obat kemudian bisa pulang. Kemudian ada lima guru yang juga mengalami gejala, tapi sudah ditangani di sekolah oleh Dinas Kesehatan dan boleh pulang," katanya.

Satgas MBG Kota Sorong masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab munculnya gejala pada siswa dan guru.

Ruddy mengatakan terdapat sejumlah jenis bakteri yang belum dapat diperiksa di laboratorium Sorong.

Karena itu, sampel makanan perlu dikirim ke Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih menyeluruh.

"Informasi dari Dinas Kesehatan, ada beberapa bakteri yang belum bisa kita uji di Sorong, sehingga harus dibawa ke Makassar. Jadi supaya bisa menyeluruh. Jadi memang saran kita sebaiknya ke Makassar supaya dapat ditemukan sebenarnya apa sih yang terjadi," katanya.

Editor
: Mass Arie
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Anggaran Dinkes Medan Turun Rp23 Miliar, DPRD Soroti Pelayanan Kesehatan yang Belum Maksimal
Siswa SMKN 1 Merdeka Karo Alami Gangguan Kesehatan Usai Santap MBG, Bobby Nasution: Jangan Dianggap Lebay!
"Kita Tidak Gagal, Kita Berhasil": Prabowo Semprot Kelompok Ekstrem dan Beberkan Bukti MBG
Sempat Dikira Lupa Ingatan Usai Keracunan MBG, Dokter RSCM Buka-Bukaan Kondisi Otak Febiona
Mengolah MBG: Antara Sorotan dan Harapan Generasi Indonesia
Tak Terbukti Korupsi, Dua Mantan Bendahara BOS SMK Ganda Husada Divonis Lepas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru