Ambang Batas Capres Dihapus, Surya Paloh Ungkap Ada Wacana Baru: Capres Didukung Minimal 2 Fraksi
JAKARTA Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengungkap adanya wacana baru mengenai mekanisme pencalonan presiden setelah Mahkamah Konst
POLITIK
SORONG — Puluhan siswa dan sejumlah guru SMP Muhammadiyah Al Amin Kota Sorong, Papua Barat Daya, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Gangguan kesehatan tersebut dilaporkan terjadi setelah siswa mengonsumsi menu MBG pada Rabu, 16 September 2026.
Sebagian siswa mulai merasakan gejala pada hari yang sama, sedangkan lainnya mengalami keluhan pada Kamis, 17 September 2026.Baca Juga:
Ketua Satgas MBG Kota Sorong, Ruddy Laku, mengatakan hasil observasi bersama Dinas Kesehatan menemukan 26 orang mengalami gejala muntah dan buang air besar secara terus-menerus.
"Jadi, tadi tadi siang, kami mendapat laporan dari sekolah SMP Muhammadiyah dan juga dari Dinas Kesehatan terkait dengan sejumlah siswa yang mengalami gejala muntah dan buang air besar secara terus-menerus. Kemudian, setelah mendapat laporan itu, tim Satgas kami dari yang bertugas bidang kesehatan turun ke lapangan untuk melakukan observasi dan didapati bahwa ada sekitar 26 orang yang mengalami gejala," kata Ruddy ketika melihat langsung para pelajar korban keracunan di RSUD Sele Be Solu, Kamis (17/9/2026).
Dari 26 orang tersebut, delapan siswa mengalami gejala yang lebih berat sehingga harus mendapatkan penanganan di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong.
Sementara siswa lainnya mendapat penanganan di sekolah.
"Setelah observasi lanjut, ternyata ada delapan orang yang gejalanya agak berat, sehingga dikirimlah ke Rumah Sakit Sele Be Solu. Yang lain, sisanya itu penanganan di sekolah saja, dikasih obat kemudian bisa pulang. Kemudian ada lima guru yang juga mengalami gejala, tapi sudah ditangani di sekolah oleh Dinas Kesehatan dan boleh pulang," katanya.
Satgas MBG Kota Sorong masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab munculnya gejala pada siswa dan guru.
Ruddy mengatakan terdapat sejumlah jenis bakteri yang belum dapat diperiksa di laboratorium Sorong.
Karena itu, sampel makanan perlu dikirim ke Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih menyeluruh.
"Informasi dari Dinas Kesehatan, ada beberapa bakteri yang belum bisa kita uji di Sorong, sehingga harus dibawa ke Makassar. Jadi supaya bisa menyeluruh. Jadi memang saran kita sebaiknya ke Makassar supaya dapat ditemukan sebenarnya apa sih yang terjadi," katanya.
JAKARTA Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengungkap adanya wacana baru mengenai mekanisme pencalonan presiden setelah Mahkamah Konst
POLITIK
NAGOYA Dua atlet muda Indonesia, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi dan karateka Daniel Hutapea, dipercaya menjadi pembawa bendera Merah
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie menanggapi kritik yang menyebut kunjungan Presiden ke7 RI Joko Widodo atau Jokowi ke
POLITIK
JAKARTA Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid ternyata telah mengundurkan diri dari kep
POLITIK
BANTUL Salah satu pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menjadi sorotan
PERISTIWA
JAKARTA Nabi Muhammad SAW merupakan teladan utama bagi umat Islam. Kehidupan Rasulullah SAW menjadi contoh dalam menjalankan perintah Al
AGAMA
JAKARTA Tabel KUR BCA 2026 dengan plafon pinjaman hingga Rp500 juta menjadi informasi yang banyak dicari pelaku usaha kecil dan menengah
EKONOMI
MEDAN Aksi begal di kawasan Simpang Jalan PWI, Tanah Garapan, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, berujung pada penangkapan salah s
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Ketua DPRD Kota Binjai, HJ. K Gusuartini Br Surbakti, menghadiri pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemenangan Pemilu Anggota Fra
POLITIK
TANJUNG JABUNG TIMUR Ratusan masyarakat memadati lokasi penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke3 tingkat Desa Majelis Hidayah, Kec
NASIONAL