BREAKING NEWS
Kamis, 24 September 2026

Akses Wisata Lau Mentar Canyon Putus Total Dihantam Longsor, Proyek Rp 6,9 M Dikejar Akhir Tahun

Dharma - Selasa, 22 September 2026 18:05 WIB
Akses Wisata Lau Mentar Canyon Putus Total Dihantam Longsor, Proyek Rp 6,9 M Dikejar Akhir Tahun
Jalan lintas provinsi di Desa Tiga Juhar, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, masih terputus akibat longsor dan badan jalan yang amblas. (Foto: Tangkapan Layar Sosial Media)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANG- Jalan lintas provinsi di Desa Tiga Juhar, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, masih terputus akibat longsor dan badan jalan yang amblas. Kondisi tersebut berdampak pada akses utama masyarakat sekaligus jalur menuju sejumlah objek wisata, termasuk Lau Mentar Canyon.

Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumatera Utara Chandra Dalimunthe mengatakan perbaikan jalan saat ini masih berlangsung dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026.

"Lagi dikerjakan, target selesai akhir tahun sesuai dengan kontrak," kata Chandra, Selasa (22/9/2026).

Baca Juga:

Chandra menjelaskan, badan jalan tersebut sebenarnya telah mengalami amblas sebelum September 2026. Namun, longsor dan curah hujan tinggi membuat kerusakan semakin parah dan memperlebar bagian jalan yang terdampak.

Menurutnya, pemerintah telah mengontrakkan pekerjaan perbaikan kepada pemenang tender. Berdasarkan informasi dalam laman LPSE Sumut, proyek tersebut dikerjakan PT Kuparhi Jaya dengan nilai kontrak sekitar Rp6,9 miliar.

"Itu kan sempat amblas, belum parah waktu itu, sudah kita rencanakan (perbaikan), pas kejadian itu sudah berkontrak," ujarnya.

Sementara itu, Camat STM Hulu Sadar Purba mengatakan jalan yang rusak tersebut merupakan akses utama masyarakat dari tiga kecamatan. Hingga kini, ruas jalan itu belum dapat dilalui, termasuk oleh sepeda motor.

Kondisi tersebut juga berdampak terhadap akses menuju sejumlah objek wisata di Kecamatan STM Hulu. Beberapa destinasi yang berada di kawasan tersebut antara lain Danau Linting, Lau Mentar Canyon, Air Terjun Lau Lutih dan Air Terjun Pelangi.

Sadar mengatakan jalan yang amblas merupakan salah satu akses utama wisatawan dari arah Kota Medan menuju kawasan STM Hulu.

Karena proses perbaikan masih berlangsung, masyarakat maupun wisatawan diimbau menggunakan jalur alternatif untuk sementara waktu.

Untuk kendaraan pribadi, pengendara dapat melewati Desa Kuta Jurung. Jalur tersebut sudah beraspal, tetapi terdapat sekitar 3 kilometer ruas jalan yang perlu dibersihkan pada bagian kiri dan kanan.

Jalur tersebut kemudian tembus ke Desa Tanah Gara Hulu dengan jarak sekitar 5 kilometer.

"Untuk jalur alternatif selama proses perbaikan jalan longsor di Kecamatan STM Hulu, bagi kendaraan pribadi bisa melewati Desa Kuta Jurung. Jalannya beraspal, tapi perlu babat kiri kanan 3 kilometer. Tembusnya nanti ke Desa Tanah Gara Hulu, jarak 5 kilometer kurang lebih," jelas Sadar.

Untuk kendaraan bertonase besar seperti truk, jalur Desa Kuta Jurung tidak disarankan. Pengendara kendaraan berat diarahkan melewati Desa Negara Beringin, Bangun Tobing STM Hilir, kemudian menuju Perguroan Bangun Purba.

Sadar mengatakan kondisi di beberapa titik jalur tersebut masih memiliki jalan aspal yang berlubang sehingga pengendara perlu berhati-hati.

"Disarankan melewati Desa Negara Beringin, Bangun Tobing STM Hilir, dan Perguroan Bangun Purba. Kondisi beberapa titik aspal dalam kondisi berlubang," ujarnya.

Ada pula jalur alternatif dari Perguroan menuju Desa Lau Rempak yang kemudian tembus ke Gunung Rintih, STM Hilir. Namun, sekitar 2 kilometer ruas jalan tersebut masih belum beraspal dan kondisinya berupa pasir serta batu.

Sementara itu, kendaraan Bus Damri dapat menggunakan jalur dari Lubuk Pakam menuju Bangun Purba hingga Tiga Juhar. Menurut Sadar, jalur tersebut memiliki kondisi aspal yang relatif baik.

Selama jalan utama masih dalam proses perbaikan, masyarakat dan wisatawan diharapkan memperhatikan jenis kendaraan serta memilih jalur alternatif sesuai dengan kondisi jalan yang tersedia.* (tm/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Terancam Putus Jalan Karo-Langkat Amblas Buat Warga Pakai Pohon Kelapa, DPRD Desak BMBKCK Gerak Cepat
Kadis BMBKCK Sumut Tegaskan Tak Toleransi Material Ilegal untuk Proyek Jalan di Paluta
Curhat Warga Nias Barat Didengar Bobby, Nelayan hingga Infrastruktur Dapat Solusi
Bobby Pastikan Jalan Pantai Barat Nias Mulai Dibangun Agustus, Warga Lega
Pemprov Sumut Kebut Pembangunan Infrastruktur 2026, Sebanyak 41 Proyek Fisik Sudah Berjalan
Pemprov Sumut Segera Mulai Perbaiki Dua Ruas Jalan Penghubung Toba-Labura, Tingkatkan Perekonomian dan Mobilitas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru