Panpel Pastikan Stadion Teladan Medan Venue Piala AFF U-19 2026 Tanpa Penonton
MEDAN Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Piala AFF U19 Sumut, Andi Atmoko Panggabean memastikan, Stadion Teladan Medan digunakan sebagai sa
OLAHRAGA
JAKARTA -Setelah laga klasik antara Persib Bandung dan Persija Jakarta yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat pada Senin, 23 September 2024, kerusuhan meletus, melibatkan bobotoh dan petugas keamanan stadion, yang dikenal sebagai steward. Bentrokan ini berakibat pada delapan steward yang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke RSUD Otista Soreang untuk mendapatkan perawatan medis.
Direktur RSUD Soreang, Yani Sumpena, mengonfirmasi bahwa delapan steward tersebut dirawat di rumah sakit, dengan tujuh di antaranya mengalami luka ringan. “Iya betul, semuanya ada 8 orang. Tujuh orang sudah pulang karena luka ringan, satu orang masih dirawat akibat cedera kepala ringan,” ungkapnya pada Selasa (24/9/2024).
Kericuhan terjadi setelah pertandingan berakhir, ketika para steward yang bertugas menjaga keamanan stadion menjadi korban dari situasi yang semakin tidak terkendali. Menurut Wakil Direktur Pelayanan RSUD Otista, Irvan Agusta, semua korban yang dirawat adalah steward. “Korban mulai berdatangan ke rumah sakit menjelang malam hingga tengah malam,” katanya. “Ada yang masuk sore menjelang maghrib dan yang lainnya setelahnya.”
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan ratusan bobotoh turun ke lapangan dan mengejar beberapa steward, bahkan ada yang memukuli steward dengan kursi, yang membuat beberapa di antara mereka berlarian mencari perlindungan. Kejadian ini mencerminkan ketegangan yang kerap terjadi dalam pertandingan antara dua tim rival tersebut.
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, keributan itu kemungkinan besar disebabkan oleh kesalahpahaman antara steward dan bobotoh pada saat pertandingan Persib melawan Port FC beberapa waktu lalu. “Ini mungkin adalah aksi susulan dari kekecewaan yang terjadi saat pertandingan dengan Port FC,” ujarnya.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini dan berupaya mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. Dalam konteks ini, kerusuhan ini bukan hanya menjadi perhatian pihak berwenang tetapi juga publik, yang berharap agar keselamatan penonton dan petugas di stadion dapat terjaga.
Dengan kejadian ini, diharapkan semua pihak dapat belajar dari insiden tersebut dan menjaga sportifitas dalam setiap pertandingan. Penegakan hukum dan kerjasama antara manajemen klub, panitia pelaksana, dan pihak kepolisian sangat diperlukan untuk mencegah kekerasan dalam sepak bola yang dapat merugikan banyak pihak.
(N/014)
MEDAN Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Piala AFF U19 Sumut, Andi Atmoko Panggabean memastikan, Stadion Teladan Medan digunakan sebagai sa
OLAHRAGA
MEDAN Sebanyak 23 tim skuad Thailand yang akan berlaga pada Piala AFF U19/ASEAN U19 Boys Championship 2026, 114 Juni 2026, menjalani se
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah resmi memulai masa transisi kebijakan ekspor satu pintu untuk sejumlah komoditas sumber daya alam strategis melalui P
EKONOMI
JAKARTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyoroti pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (PT DSI) sebagai eksportir tunggal komodi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menyatakan rencana Presiden ke7 RI Joko Widodo untuk berkeliling Indonesia mulai Juni 2026
POLITIK
JAKARTA Ulama kharismatik Indonesia, Said Aqil Siroj, mengingatkan pentingnya menjaga diri dari dorongan hawa nafsu yang dinilai menjadi
AGAMA
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa peserta Program Magang Nasional atau MagangHub dapat memperoleh sertifikasi k
NASIONAL
BANDA ACEH Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, membantu proses pemulangan jenazah seorang warga Kabupaten Pidie yang meninggal dunia di Mal
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan jumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah lolos verifikasi secara nasional
NASIONAL
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya ditujukan
NASIONAL