BREAKING NEWS
Selasa, 13 Oktober 2026

Langkat dan Binjai Diterjang Banjir, Air Rendam Permukiman hingga Pinggang Orang Dewasa

Abyadi Siregar - Senin, 12 Oktober 2026 15:31 WIB
Langkat dan Binjai Diterjang Banjir, Air Rendam Permukiman hingga Pinggang Orang Dewasa
Petugas BPBD Langkat mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Kecamatan Besitang, Senin, 12 Oktober 2026. (foto: Soer Kanie/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LANGKAT — Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Langkat dan Kota Binjai, Sumatera Utara, pada Senin, 12 Oktober 2026.

Di Kabupaten Langkat, sebanyak 310 kepala keluarga (KK) dilaporkan mengungsi akibat banjir yang merendam permukiman warga.

Ketinggian air di salah satu desa bahkan mencapai 1,5 meter.

Baca Juga:

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan banjir melanda tiga desa dan kelurahan di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

Ketiga wilayah tersebut adalah Desa Sekoci, Desa Arasnapal, dan Kelurahan Kampung Lama.

"Desa Sekoci ketinggian air 100-150 centimeter," kata Sri Wahyuni Pancasilawati, Senin (12/10/2026).

Menurut Sri, ketinggian air di Desa Arasnapal berkisar 50-100 sentimeter. Sementara itu, genangan di Kelurahan Kampung Lama mencapai 10-30 sentimeter.

Kepala BPBD Langkat, Muhammad Ansyari, mengatakan sebanyak 310 KK terpaksa mengungsi akibat banjir.

Para pengungsi tersebut tersebar di Kecamatan Besitang dan Kecamatan Padang Tualang.

"310 KK mengungsi," sebut Muhammad Ansyari.

Selain merendam permukiman warga, bencana juga menyebabkan tembok penahan tanah pada pondasi jembatan di Kecamatan Salapian dilaporkan ambruk.

Meski demikian, hingga laporan tersebut disampaikan, tidak ada korban jiwa akibat banjir di Kabupaten Langkat.

Banjir juga melanda Kota Binjai, tepatnya di Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur.

Berdasarkan foto yang diterima, ketinggian air di wilayah tersebut bervariasi hingga mencapai pinggang orang dewasa.

Hingga Senin, BPBD Sumatera Utara belum menerima data mengenai jumlah warga yang mengungsi akibat banjir di Kota Binjai.

Petugas BPBD Kota Binjai masih berada di lokasi untuk melakukan pendataan terhadap warga terdampak sekaligus menangani kondisi banjir.

"Sampai saat ini pihak BPBD Kota Binjai masih berada di lokasi untuk pendataan dan penanganan bencana," tuturnya.

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Langkat dan Binjai tersebut dipicu curah hujan yang cukup tinggi.

Kondisi ini membuat sejumlah permukiman warga terendam dan memaksa ratusan keluarga di Kabupaten Langkat meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi.

Pendataan dan penanganan di lokasi terdampak masih berlangsung, terutama untuk mengetahui dampak banjir di Kota Binjai serta kebutuhan warga yang terdampak bencana.* (d/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Banjir Rendam 14 Desa di Aceh Tamiang: 285 KK Mengungsi, Ketinggian Air Capai 50 Cm
Setelah 5 Tahun Menanti, Jalan Sumatera Binjai Utara Akhirnya Mulus, PKS Minta Drainase Disikut
Dibekali Keterampilan Las dari Rangka hingga Pengecatan, Warga Binaan Lapas Binjai Disiapkan Mandiri Setelah Bebas
Padang Dikepung Banjir! 500 Polisi Diturunkan Amankan Perumahan Kosong & Evakuasi Warga
Bakar Semangat Persatuan di Binjai, Senator Badikenita Sitepu Tegaskan Toleransi Harga Mati
Padang Diterjang Banjir Lagi! 2 Kecamatan Terendam, Tim SAR Sibuk Evakuasi & By Pass Lumpuh
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru