Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN — Seluruh siswa SDN 060870 Medan yang menjadi korban dugaan keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Imelda Pekerja Indonesia (IPI) telah diperbolehkan pulang.
Para pasien dipulangkan setelah kondisi kesehatan mereka membaik.
Dokter RSU IPI Medan, dr. Mahrani Lubis, M.Ked(Ped), Sp.A, Subsp.A.I(K), mengatakan empat siswa yang masih menjalani perawatan pada Sabtu (10/10/2026) telah dipulangkan pada Minggu (11/10/2026).
Baca Juga:
"Sudah pulang semua (keempat pasien siswa) kemarin ya pada hari Minggu 11 Oktober 2026," katanya dalam pesan singkat, Senin (12/10/2026).
Mahrani menjelaskan, kondisi keempat siswa tersebut sudah jauh lebih baik sebelum meninggalkan rumah sakit.
Mereka juga kembali terlihat ceria setelah sebelumnya mengalami sakit perut hebat.
Menurut dia, para siswa tidak lagi mengalami sakit perut, mual, maupun muntah.
Kondisi buang air besar (BAB) mereka juga telah kembali normal sehingga diperbolehkan melanjutkan pemulihan di rumah.
"Pasien juga tidak ada mengalami mual dan muntah lagi, kemudian anak-anak juga sudah buang air besar (BAB) dengan normal, sehingga mereka diperbolehkan pulang kemarin," ucapnya.
Sebelumnya, sebanyak 17 siswa SDN 060870 Medan dilaporkan mengalami keracunan setelah menyantap makanan dari program MBG pada Jumat (9/10/2026).
Seluruh korban kemudian dibawa ke RSU IPI Medan untuk mendapatkan penanganan medis.
Sejumlah siswa telah diperbolehkan pulang pada hari kejadian setelah mengalami gejala mual dan muntah.
Dua pasien lainnya kemudian juga dipulangkan setelah kondisi mereka membaik.
Empat siswa yang terakhir menjalani perawatan akhirnya diperbolehkan pulang pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Dengan demikian, seluruh siswa korban dugaan keracunan MBG dari SDN 060870 Medan yang dirawat di RSU IPI Medan telah meninggalkan rumah sakit.
Meski seluruh pasien telah dipulangkan, peristiwa ini kembali menjadi perhatian terhadap pentingnya pengawasan keamanan dan kualitas makanan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, terutama untuk memastikan makanan yang diberikan kepada siswa aman dikonsumsi.* (mi/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.