Baru 16 Persen Cair dari Rp135 M, Satgas PRR Kebut Pemulihan Lima Puluh Kota Sebelum Tahun Ini Habis
LIMA PULUH KOTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan 40 kegiatan
NASIONAL
JAKARTA -Kebakaran hebat melanda tiga kandang kambing di Jalan Sawah Balong, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat pada Senin pagi. Insiden tersebut menyebabkan 37 ekor kambing tewas dalam kebakaran yang menghanguskan seluruh kandang.
Menurut keterangan Kasie Operasi Sudin Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Syarifuddin, kebakaran ini dilaporkan sekitar pukul 09.40 WIB. “Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang melahap tiga kandang kambing,” ungkap Syarifuddin.
Kebakaran diduga bermula dari aksi membakar sampah di dekat kandang kambing. Menurut dugaan awal, api dari pembakaran sampah tersebut merambat dan membesar, sehingga melahap habis ketiga kandang yang berdiri di lokasi tersebut. “Kami menduga bahwa adanya pembakaran sampah menyebabkan api merambat dan menghanguskan kandang-kandang ini,” jelas Syarifuddin.
Dalam foto-foto yang diterima oleh Kumparan, tampak dengan jelas kondisi kandang kambing yang hangus terbakar. Dari kejadian ini, diperkirakan kerugian mencapai sekitar Rp 74 juta. Selain kerugian materiil, insiden ini juga menimbulkan dampak emosional bagi pemilik dan masyarakat sekitar yang melihat dampak destruktif dari kebakaran tersebut.
Proses pemadaman api berlangsung cukup intensif, mengingat besarnya api dan kondisi cuaca yang mendukung penyebaran api. Petugas pemadam kebakaran bekerja keras untuk mengendalikan situasi dan mencegah kebakaran semakin meluas ke area sekitarnya.
Syarifuddin menambahkan, pihaknya masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dari kebakaran ini. “Kami akan melanjutkan investigasi untuk mendapatkan informasi lebih detail mengenai bagaimana kebakaran ini bisa terjadi dan mengidentifikasi apakah ada unsur kelalaian atau kesalahan manusia yang terlibat,” tambahnya.
Kebakaran ini menjadi peringatan akan pentingnya kewaspadaan dalam membuang sampah dan potensi risiko kebakaran yang bisa timbul dari tindakan yang tampaknya sepele. Sementara itu, pemilik kandang dan masyarakat sekitar diharapkan untuk lebih berhati-hati dan proaktif dalam menjaga keselamatan lingkungan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Kehilangan 37 ekor kambing tentu menjadi duka mendalam bagi pemiliknya. Dalam situasi seperti ini, diharapkan adanya bantuan dan dukungan dari berbagai pihak untuk membantu pemulihan dan meringankan beban mereka yang terdampak.
(N/014)
LIMA PULUH KOTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan 40 kegiatan
NASIONAL
LANGKAT Ketua Pemuda Muslimin Sumatera Utara (PMS) Kabupaten Langkat sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Langkat, Edi Bahagia Sinuraya, S.IP,
POLITIK
CHONBURI Pelatih Timnas Indonesia John Herdman tampak tidak terlalu puas meski skuad Garuda berhasil menang 30 atas Timor Leste pada laga
OLAHRAGA
JAKARTA Komisi III DPR RI dipastikan masih menyusun dan melakukan harmonisasi terhadap Rancangan UndangUndang (RUU) Perampasan Aset. Bahk
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pihaknya masih menunggu instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait rencana pe
EKONOMI
JAKARTA Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menegaskan pemerintah akan mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengembangkan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan jalur rel Direktorat Jenderal P
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Batu Bara melalui Bidang Perlindungan Anak
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Binjai mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai membuka secara transparan tata kelol
PEMERINTAHAN
BATU BARA Penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Batu Bara kembali menjadi perhatian masyarakat. Kali ini, sorotan muncul menyusu
PEMERINTAHAN