BREAKING NEWS
Sabtu, 21 Februari 2026

Mendagri Tito Karnavian Tinjau Sawah Tertimbun Lumpur di Pidie Jaya: 1.500 Hektare Terancam Produksi

Nurul - Sabtu, 21 Februari 2026 21:35 WIB
Mendagri Tito Karnavian Tinjau Sawah Tertimbun Lumpur di Pidie Jaya: 1.500 Hektare Terancam Produksi
Mendagri Tito Karnavian, meninjau langsung lahan persawahan yang tertutup lumpur akibat banjir di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (21/2/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PIDIE JAYA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, yang juga menjabat Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera, meninjau langsung lahan persawahan yang tertutup lumpur akibat banjir di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (21/2/2026).

Di lokasi, Tito melihat secara langsung kondisi sawah yang mengalami kerusakan berat akibat tertutup lumpur setebal 50 sentimeter hingga satu meter.

Sekitar 1.500 hektare sawah terdampak parah, sementara ribuan hektare lainnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

Baca Juga:

"Karena ini kasian juga masyarakatnya, di samping itu produksi padi kita kan bisa berkurang juga," ujar Tito.

Ia menekankan perlunya dukungan dari Kementerian Pertanian (Kementan) agar lahan terdampak segera dipulihkan dan kembali produktif.

Pidie Jaya dikenal sebagai salah satu lumbung pangan daerah di Aceh, dengan total luas lahan pertanian mencapai 8.800 hektare.

Kerusakan ini, menurut Tito, berpotensi mengurangi produksi padi nasional jika tidak ditangani dengan cepat.

Tito berharap Menteri Pertanian Amran Sulaiman memberikan perhatian serius terhadap rehabilitasi lahan.

"Mudah-mudahan nanti Pak Mentan memberikan perhatian segera untuk bisa kembali produktif," tambahnya.

Peninjauan ini juga dihadiri Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, dan Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi.

Langkah cepat rehabilitasi sawah dinilai krusial tidak hanya untuk memulihkan mata pencaharian petani, tetapi juga menjaga ketahanan pangan daerah pascabanjir.*


Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tapanuli Tengah Terapkan Pembelajaran Menyenangkan Pascabencana, Sekolah Jadi Lebih Kreatif dan Tangguh
Progres Pembangunan 150 Unit Huntap di Aceh Tamiang Capai 80%, Kapolda Aceh Pastikan Target Selesai Mei 2026
Gerakan Pangan Murah di Parapat Simalungun Disambut Antusias, Warga Puas Harga Terjangkau di Bulan Ramadan
Gawat! Dua Bulan Usai Hasil Seleksi Diumumkan, Wali Kota Padangsidimpuan Tak Juga Lantik Sekda Definitif: Ada Apa?
Tiga Bulan Pasca Banjir, Desa Sibio-bio Tapteng Masih Terisolir: Jembatan Putus dan Listrik Masih Padam
Resmi! Bobby Nasution Angkat Chandra Dalimunthe sebagai Plt Kepala PUPR Sumut
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru