Ramai Dipertanyakan, Wali Kota Medan Akhirnya Ungkap Alasan ke Luar Negeri
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan dirinya saat ini tengah berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Kepast
PEMERINTAHAN
TAPANULI SELATAN - Ketua DPD Partai Golkar Tapanuli Selatan, H. Rahmat Nasution, secara resmi mengumumkan dukungan penuh terhadap H. Musa Rajekshah alias Ijeck untuk kembali menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara periode 2025–2030, Selasa (15/4/2025).
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan konsolidasi internal partai yang digelar pada Selasa, 15 April 2025 di Kantor DPD Golkar Tapsel.
Dalam kesempatan itu, H. Rahmat Nasution mengumpulkan seluruh Ketua PK dari 14 kecamatan serta unsur pimpinan DPD Golkar Tapsel untuk menyamakan langkah politik.
Rahmat Nasution: "Kalau 90% DPD Lain Dukung, Kami Harus Lebih Berani!"
Rahmat Nasution menyampaikan bahwa DPD Golkar Tapsel tak mau hanya jadi pengikut arus.
Menurutnya, ketika mayoritas DPD tingkat II se-Sumut telah menunjukkan arah dukungan kepada Ijeck, maka Golkar Tapsel harus tampil sebagai motor utama, bukan sekadar pelengkap.
"Saat ini, sekitar 90 persen DPD tingkat II di Sumut mendukung Pak Ijeck. Kalau begitu, di Tapsel kita harus lebih berani dan tegas," tegas Rahmat dalam pidatonya.
DPD Golkar Tapsel Sepakat: Ijeck Layak Dua Periode!
Dalam suasana penuh semangat, H. Rahmat Nasution memimpin langsung pembacaan pernyataan dukungan resmi:
"Keluarga besar DPD Partai Golkar Tapanuli Selatan berada di Garda Terdepan untuk mendukung Bapak H. Musa Rajekshah kembali menjadi Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara untuk kedua kalinya, periode 2025–2030."
Sontak, pernyataan tersebut disambut antusias oleh seluruh kader dan pengurus yang hadir.
Tak sedikit yang meneriakkan yel-yel "Tapsel Maju, Golkar Menang!" sebagai bentuk loyalitas dan kesatuan barisan.
Dukungan dari Tapsel memiliki nilai strategis karena menjadi barometer politik wilayah Selatan Sumatera Utara.
Keputusan Rahmat Nasution untuk bergerak lebih awal menunjukkan ketegasan sikap dan kepemimpinan yang kuat di tubuh Golkar Tapsel.
Musa Rajekshah sendiri dikenal sebagai tokoh muda progresif yang sukses memimpin Golkar Sumut dengan program-program nyata dan pendekatan yang menyentuh seluruh lapisan kader.
Langkah politik yang diambil Rahmat Nasution bersama jajaran DPD Golkar Tapsel menjadi bukti nyata bahwa konsolidasi bukan sekadar formalitas.
Ini adalah wujud keseriusan dalam membangun kekuatan politik yang solid dan terarah.
Dengan dukungan terbuka kepada Musa Rajekshah, Golkar Tapsel tak hanya menunjukkan loyalitas, tapi juga menyampaikan pesan kuat bahwa regenerasi kepemimpinan yang berkelanjutan adalah kunci kemenangan Golkar di masa depan.*
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan dirinya saat ini tengah berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Kepast
PEMERINTAHAN
JAKARTA Di tengah kembali melemahnya nilai tukar rupiah yang menembus kisaran Rp 17.500 per dolar Amerika Serikat pada 2026, publik kembal
EKONOMI
BINJAI Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menyebut peringatan Hari Ulang Tahun ke154 Binjai menjadi momentum penting untuk memperkua
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Polda Aceh membantah kabar yang beredar di sejumlah media terkait penetapan Bupati Aceh Timur, Iskandar AlFarlaky, sebagai t
NASIONAL
MEDAN Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mulai memeriksa sejumlah saksi dalam penyelidikan dugaan korupsi di
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemain Free Fire kembali berburu kode redeem terbaru yang dibagikan pada Minggu, 17 Mei 2026. Sejumlah kode masih aktif dan dapa
ENTERTAINMENT
JAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program priorit
NASIONAL
JAKARTA Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Timur membongkar dugaan jaringan peredaran narkotika jenis obat keras ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Timur membongkar dugaan jaringan peredaran narkotika jenis obat keras ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan Jakarta masih berstatus sebagai ibu kota negara dinilai tidak menghentikan pembangun
NASIONAL