Cuaca Bali Hari Ini: Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan Ringan, Denpasar dan Badung Berawan
DENPASAR Prakiraan cuaca di Bali hari ini menunjukkan sebagian besar wilayah berpotensi mengalami hujan ringan, sementara beberapa daerah
NASIONAL
JAKARTA -Mantan pejabat internal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rasamala Aritonang, kembali dipanggil untuk diperiksa dalam penyidikan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Pemeriksaan terhadap Rasamala dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Senin (21/4/2025), selama hampir enam jam, mulai pukul 10.30 WIB hingga 16.37 WIB.
Saat keluar dari ruang pemeriksaan, Rasamala memilih bungkam dan tidak memberikan komentar kepada wartawan.
Rasamala sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum di KPK. Setelah tak lagi di lembaga antirasuah, ia beralih profesi menjadi pengacara dan diketahui sempat tergabung dalam tim kuasa hukum SYL pada tahap awal penyidikan perkara gratifikasi dan pemerasan yang kini berkembang menjadi TPPU.
Pemeriksaan hari ini merupakan panggilan kedua bagi Rasamala dalam kasus ini. Sebelumnya, ia telah diperiksa oleh penyidik pada Rabu, 19 Maret 2025.
Pada waktu yang sama, penyidik juga melakukan penggeledahan di kantor firma hukum tempat Rasamala bekerja, Visi Law Office, yang berlokasi di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Firma hukum tersebut diketahui didirikan oleh sejumlah mantan aktivis dan mantan pejabat publik, termasuk eks Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.
"Benar. Terkait sprindiknya TPPU tersangka SYL," ujar Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, dalam keterangannya.
Sumber internal menyebutkan, penyidik tengah mendalami aliran dana dan potensi keterlibatan profesional hukum dalam dugaan skema pencucian uang oleh SYL selama menjabat sebagai menteri. Dugaan bahwa dana hasil gratifikasi dan pemerasan disamarkan melalui firma hukum dan jasa profesional menjadi titik fokus penyidikan.
Kasus TPPU SYL menjadi salah satu prioritas utama KPK pada 2025. Langkah KPK dalam membongkar praktik pencucian uang di kalangan elite dinilai penting dalam menegakkan integritas sektor hukum dan pemerintahan.*
(tb/J006)
DENPASAR Prakiraan cuaca di Bali hari ini menunjukkan sebagian besar wilayah berpotensi mengalami hujan ringan, sementara beberapa daerah
NASIONAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah terus memperkuat peran negara dalam memberikan perlindungan bagi pekerja
NASIONAL
JAKARTA Bareskrim Polri menyita aset senilai Rp 15,3 miliar milik keluarga bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin. Penyitaan terse
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan permintaan maaf kepada publik terkait pern
NASIONAL
MEDAN Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bergerak cepat menindaklanjuti viralnya video yang memperlihatkan seorang personel
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Keluarga almarhumah Khoiriah Harahap di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menolak penyelesaian perkara kecelakaan lalu lintas me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa industri ekstra
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Mukhtaruddin Ashraff Abu, suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, dalam penyidikan ka
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution resmi menetapkan Petunjuk Teknis (Juknis) Pelaksanaan Sistem Penerima
PENDIDIKAN
JAKARTA Solidaritas antardaerah dalam upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Pulau Sumatra terus menunjukkan penguatan. Pemeri
NASIONAL