Sumut Bentuk 6.100 Koperasi Merah Putih, 98 Persen Sudah Terintegrasi Sistem Digital
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) terus mempercepat realisasi program Koper
EKONOMI
YOGYAKARTA- Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menghadiri reuni ke-45 tahun angkatan 1980 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Sabtu (26/7/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi blak-blakan soal tuduhan ijazah palsu yang kerap diarahkan kepadanya selama ini.
Ditemani Ibu Negara Iriana Jokowi, ia tiba di lokasi sekitar pukul 10.19 WIB dan langsung disambut hangat oleh para alumni dan pimpinan kampus. Meski mengaku kondisinya belum pulih 100 persen, Jokowi menegaskan bahwa ia tetap memaksakan hadir demi membungkam keraguan publik.
"Saya ini sebetulnya kondisinya belum 100 persen. Sudah 3 bulan ini masih dalam pemulihan. Tapi saya paksakan datang. Kalau saya enggak datang, tambah palsunya ke mana-mana," kata Jokowi di hadapan para alumni.
Dalam pidatonya, Jokowi menuturkan bagaimana tuduhan palsu yang semula menyasar ijazah, kini merembet ke skripsi hingga KKN. Ia menegaskan bahwa semua proses perkuliahan yang dijalaninya adalah asli dan sah.
"Skripsi itu dosen pembimbing saya Prof. Dr. Ir. Ahmad Sumitro. KKN-nya juga benar. Saya KKN di Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali. Teman-teman saya juga masih ingat," ucap Jokowi.
Ia bahkan menyebut beberapa nama rekannya saat KKN, termasuk alumni dari Fakultas Hukum dan Teknik Geodesi, untuk memperkuat pernyataannya.
Jokowi menilai tuduhan yang terus dilontarkan kepadanya merupakan bagian dari permainan politik.
"Itulah yang namanya politik. Mestinya kalau Rektor dan Dekan sudah menyatakan ijazah saya asli, ya selesai. Tapi terus digoreng," tegasnya.
Meski demikian, Jokowi tampak rileks dan hangat saat berinteraksi dengan teman-teman semasa kuliah. Suasana reuni tampak akrab, penuh tawa dan nostalgia.
Reuni ini digelar di Gedung Integrated Forest Farming Learning Center, Fakultas Kehutanan UGM, dengan tema "Spirit 80: Guyub, Rukun, Migunani".*
(j006)
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) terus mempercepat realisasi program Koper
EKONOMI
MEDAN Mantan Camat Medan Polonia, Irfan Asardi Siregar, dituntut pidana penjara selama 2 tahun dalam perkara dugaan korupsi anggaran bah
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pengadilan Militer Tinggi I Medan menguatkan putusan Pengadilan Militer I02 Medan terhadap anggota TNI, Sertu Riza Pahlivi, dalam
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya digitalisasi dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) sebagai upaya
PEMERINTAHAN
MEDAN Rombongan peserta dan ofisial Piala ASEAN Football Federation (AFF) U19 Championship 2026 mulai berdatangan ke Sumatera Utara men
OLAHRAGA
BANDA ACEH Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh mengintensifkan patroli malam
NASIONAL
Oleh Jimmy EndeySALAH satu adagium hukum yang paling terkenal adalah lebih baik membebaskan seribu orang yang bersalah daripada menghukum
OPINI
JAKARTA Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menghadiri langsung Rapat Dengar Pendapat (RDP) Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat
PEMERINTAHAN
SOLO Presiden ke7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, dikabarkan mendapat tawaran untuk terlibat dalam proyek film kolosal yang mengangkat sej
NASIONAL
YOGYAKARTA Presiden ke5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengaku telah menonton film dokumenter Pesta Ba
NASIONAL