BREAKING NEWS
Rabu, 15 Juli 2026

Pengamat Soroti Serangan terhadap Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman: “Framing Tidak Berdasar, Bernuansa Politis”

Adelia Syafitri - Selasa, 05 Agustus 2025 21:04 WIB
Pengamat Soroti Serangan terhadap Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman: “Framing Tidak Berdasar, Bernuansa Politis”
Penasehat Khusus Presiden RI Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. (foto: Ronald Harahap/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Dalam pendekatan public choice theory, serangan seperti ini bisa jadi merupakan upaya sistematis dari aktor politik tertentu untuk menggeser peta kekuasaan. Ini bukan peristiwa yang netral," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa stabilitas politik dan kohesi antar lembaga pemerintahan sangat diperlukan dalam implementasi kebijakan.

Manuver politik yang tidak konstruktif, justru berpotensi mengganggu kinerja pemerintah dan mengalihkan fokus dari agenda-agenda strategis pembangunan nasional.

"Kita juga perlu memahami konsep policy sabotage, yakni sabotase kebijakan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak memiliki akses langsung ke pusat kekuasaan, namun mencoba melemahkan kredibilitas orang-orang di lingkaran inti pemerintahan," tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Nasky mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih selektif dalam menerima informasi serta tidak mudah terprovokasi oleh opini yang belum tentu mengandung kebenaran.

"Literasi publik harus terus ditingkatkan agar kita tidak mudah termakan oleh kabar bohong dan framing negatif yang bisa merusak kepercayaan terhadap institusi dan tokoh bangsa," tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto di tengah upaya bersama membangun bangsa dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Pemerintah butuh tim yang solid dan tokoh-tokoh kuat yang mampu menjaga nyala semangat perubahan. Jangan sampai karena kelengahan kita dalam membaca taktik politik, satu per satu tokoh bangsa dilemahkan," pungkas Nasky.*

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru