YLBHI menilai bahwa kebebasan berpendapat dan berekspresi semakin tertekan di era demokrasi saat ini, dan meminta pertanggungjawaban dari pucuk pimpinan Polri.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Istana terkait rencana pergantian Kapolri. Presiden Prabowo pun belum mengonfirmasi isu tersebut secara langsung di hadapan publik.
Pengamat politik dan keamanan menilai, isu ini berpotensi memengaruhi stabilitas internal institusi Polri. Terlebih, Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan memasuki masa pensiun dalam waktu dekat, sehingga spekulasi soal suksesi kepemimpinan di tubuh Korps Bhayangkara semakin menguat.
Belum jelas pula siapa calon kuat yang disebut-sebut akan menggantikan posisi Kapolri jika benar akan dilakukan rotasi. Namun sejumlah nama jenderal bintang tiga sudah mulai mencuat di kalangan analis keamanan dan media.*