DPR Desak Pemerintah Tak Diam Soal WNI di Kapal Kemanusiaan yang Ditahan Israel
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam terkait penahanan sejumlah
NASIONAL
SOLO, JAWA TENGAH – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, meminta agar Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) tidak hanya dikembalikan seperti versi lama, tetapi juga diperbarui agar lebih efektif dalam memberantas korupsi.
Pernyataan itu disampaikan menanggapi permintaan mantan Ketua KPK Abraham Samad yang meminta Presiden Prabowo Subianto mengembalikan UU KPK versi sebelum revisi 2019.
Aria menilai, setiap undang-undang seiring waktu membutuhkan pembaruan agar konteks dan kontennya relevan dengan dinamika terkini.Baca Juga:
"Sekarang pemberantasan korupsi tidak hanya terkait keuangan negara, tetapi juga kebijakan, terutama pengelolaan sumber daya alam," ujar Aria Bima, Minggu (15/2/2026).
Menurut dia, KPK harus mampu menindak korupsi hulu, misalnya terkait pemberian konsesi tambang atau lahan, yang berpotensi merugikan masyarakat dan negara.
Aria menambahkan, pembaruan UU KPK memungkinkan Komisi Antirasuah tidak hanya menangani korupsi APBN, tetapi juga menindak korupsi kebijakan yang berdampak luas.
Misalnya, kerugian akibat banjir yang muncul dari pengelolaan HGU tanaman sawit yang tidak sesuai regulasi.
Sebelumnya, Abraham Samad menilai revisi UU KPK pada 2019 menurunkan efektivitas lembaga dalam memberantas korupsi.
Ia juga menekankan pentingnya integritas dalam rekrutmen komisioner KPK, agar pejabat yang dipilih bebas dari cacat moral.
Dengan pembaruan yang tepat, Aria Bima berharap KPK bisa lebih kuat secara kelembagaan dan operasional, sehingga pemberantasan korupsi di Indonesia bisa berjalan lebih efektif dan menyeluruh.*
(k/dh)
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam terkait penahanan sejumlah
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kesiapan dana bantuan tahap lanjutan senilai lebih dari Rp1 triliun untuk mempercepat pemu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan meluncurkan kebijakan baru yang menanggung penuh biaya pengobatan bagi warga yang menjadi korban kejahatan jala
PEMERINTAHAN
MEDAN Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat (SR) yang saat in
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 17.851 pekerja informal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) memberikan penghargaan berupa bonus beasiswa senilai Rp10 juta kepada mahasiswa dengan
PENDIDIKAN
JAKARTA Delegasi Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) atau Keuskupan Militer TNIPolri melakukan audiensi perdana ke Kedutaan Besar V
NASIONAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengingatkan pelaku industri migas nasional untuk meningkatkan ke
EKONOMI
MEDAN Direktur Utama PT Prima Alloy Steel Universal (PASU) Tbk, Djoko Sutrisno, kembali menegaskan bahwa perkara dugaan korupsi penjuala
HUKUM DAN KRIMINAL