BREAKING NEWS
Kamis, 26 Februari 2026

PSI Bela MBG: Anak-anak Bisa Kelaparan Jika Program Ini Dihentikan

Nurul - Kamis, 26 Februari 2026 20:47 WIB
PSI Bela MBG: Anak-anak Bisa Kelaparan Jika Program Ini Dihentikan
Ketua Harian PSI, Ahmad Ali. (Foto: psi)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PANDEGLANG Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan dukungannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menggunakan sebagian anggaran pendidikan.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, di Pandeglang, Banten, Kamis, 26 Februari 2026, menanggapi kritik dari PDI-P yang menilai dana pendidikan seharusnya difokuskan murni pada pendidikan.

Menurut Ahmad Ali, MBG menjadi program penting bagi banyak anak sekolah yang mengandalkan makan bergizi setiap hari.

Baca Juga:

Ia menekankan bahwa penghentian program tersebut akan menambah beban orang tua dan mengurangi kesempatan anak-anak memperoleh nutrisi yang memadai.

"Kalau MBG dihentikan, sadar tidak teman-teman PDI-P, berapa banyak anak-anak yang akan kekurangan makanan bergizi? Selama ini, banyak anak yang setiap hari menggantungkan hidupnya pada program ini," ujar Ahmad Ali.

Ahmad Ali menambahkan, penggunaan dana pendidikan untuk MBG sudah menjadi kesepakatan antarfraksi DPR pada tahun 2025.

Ia menekankan pentingnya pengawasan program agar tepat sasaran, terutama oleh Komisi X DPR. Menurutnya, MBG masih dalam tahap uji coba dan pemodelan sehingga memerlukan dukungan semua pihak, bukan hanya kritik.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PDI-P, Esti Wijayati, menjelaskan bahwa alokasi dana MBG memang berasal dari anggaran pendidikan sebesar Rp 769 triliun pada APBN 2026, termasuk dana MBG sebesar Rp 223,5 triliun.

Esti menilai dana pendidikan seharusnya digunakan untuk kebutuhan pendidikan murni, bukan dialokasikan untuk program lain, meskipun tetap dalam postur 20 persen belanja negara.

"Anggaran MBG dari APBN memang menggunakan anggaran pendidikan, namun tidak menambah postur keseluruhan. Posisi dana MBG tetap dalam alokasi 20 persen dari total belanja negara," ujar Esti.

Persoalan ini menyoroti perdebatan antara menjaga program sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan anak dan menjaga fokus penggunaan anggaran pendidikan.

PSI meminta agar pengawasan dan perbaikan program MBG dilakukan bersama, sehingga manfaatnya tetap dirasakan anak-anak sekolah.*

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
MY Esti Wijayati Kritik Pemerintah: Guru dan Sekolah Tertinggal, MBG Duluan
Megawati Terbang ke Riyadh, Terima Doktor Honoris Causa dari Universitas Perempuan Terbesar Dunia
Hasto Kristiyanto Respons Dukungan Sejumlah Parpol ke Prabowo Dua Periode: PDI-P Fokus Kesejahteraan Rakyat
Robi Barus: Kader Militan PDIP yang Terancam Terbuang
Ikuti Arahan Megawati, Kader PDI Perjuangan Tanam Pohon dan Salurkan Bantuan di Tapanuli Tengah
F-PDIP DPRD Sumut: Hak Pegawai Perusahaan yang Dicabut Izin Harus Tetap Terjamin
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru