BREAKING NEWS
Kamis, 12 Maret 2026

Kabid Nias Utara Dilaporkan ke BPK, Diduga Alihkan Rp155 Juta APBD ke Rekening Pribadi

Raman Krisna - Kamis, 12 Maret 2026 18:04 WIB
Kabid Nias Utara Dilaporkan ke BPK, Diduga Alihkan Rp155 Juta APBD ke Rekening Pribadi
ilustrasi APBD. (Foto: transindonesia)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

NIAS UTARA – Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) wilayah Kepulauan Nias melaporkan seorang Kepala Bidang (Kabid) berinisial AW ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumatera Utara.

Kabid tersebut diduga mentransfer dana APBD sebesar Rp 155 juta ke rekening pribadinya melalui delapan kali transaksi.

Sekretaris LP-KPK Asaaro Lase menyatakan, pihaknya mendesak BPK Sumut segera memeriksa AW dan meminta Bupati Nias Utara menindaklanjuti kasus tersebut. "Agar kasus seperti ini tidak terulang lagi, harus segera diusut.

Baca Juga:

Kami akan terus mendesak BPK," ujar Asaaro, Kamis (12/3/2026).

Informasi mengenai dugaan penyalahgunaan dana APBD ini diperoleh LP-KPK dari salah seorang pejabat di Sekretariat Daerah Kabupaten Nias Utara.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Asli Daerah (BPKPAD) Kabupaten Nias Utara, Yamotani Baeha, belum memberikan keterangan resmi terkait kasus ini.

Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan penggunaan APBD dan integritas pejabat daerah, sekaligus menjadi perhatian publik di tengah upaya pemerintah memperkuat tata kelola keuangan daerah.*

(mi/dh)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Padang Lawas Raih Opini WDP BPK Tiga Tahun Berturut, Ketua "DPRD" Palas Nilai Kinerja Inspektorat Belum Optimal
Diduga Ada Pungutan Fee 25 Persen, Massa JSI-GRIB Desak BPK Audit Total Proyek Infrastruktur di Tapsel
Sidang Praperadilan Gus Yaqut: Ahli Tegaskan Diskresi Menteri Tak Bisa Menjadi ‘Tameng’
387 Kasus Suspek Campak di Sumut, 18 Positif: Dinkes Dorong Peningkatan Imunisasi MR
Praperadilan Yaqut Memanas, KPK Klaim Dua Alat Bukti dan Kerugian Rp 622 M
BPK Temukan Kerugian Negara Capai Rp 3 Triliun, Dua Dirjen PU Resmi Mundur! Praktik Rente dan Monopoli Terungkap
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru