Kapolsek Dendang Ajak Warga Perkuat Kamtibmas, Pencegahan Karhutla Jadi Fokus Jumat Curhat
DENDANG Polsek Dendang menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat sebagai upaya mempererat komunikasi sekaligus memperkuat siner
NASIONAL
JAKARTA – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, menyoroti sejumlah persoalan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kritik itu disampaikan melalui unggahan di kanal YouTube resmi Mahfud MD pada Senin (16/3/2026).
Menurut Mahfud, program MBG memiliki tujuan mulia, yakni membantu pemenuhan gizi masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.
Baca Juga:Namun, ia menekankan bahwa tata kelola program harus rapi dan efisien agar manfaatnya maksimal.
"Program MBG ini sangat bagus karena memberi makan kepada masyarakat yang membutuhkan. Tetapi yang perlu dipertanyakan adalah tata kelolanya," ujar Mahfud.
Kasus Keracunan dan Distribusi Tak Tepat
Mahfud mencontohkan sejumlah laporan keluhan masyarakat, seperti pengiriman bahan makanan mentah tanpa fasilitas penyimpanan memadai.
Di Pamekasan, sekolah menerima kiriman lele hidup untuk konsumsi beberapa hari ke depan tanpa lemari pendingin.
Selain itu, laporan keracunan makanan muncul di beberapa sekolah di Yogyakarta dan Jawa Barat.Ia menegaskan, pemerintah perlu memberikan penjelasan terbuka mengenai penyebab dan penanganan kasus tersebut.
Evaluasi manajemen dan distribusi, menurut Mahfud, menjadi kunci agar program berjalan optimal dan aman.
Target Penerima dan Potensi Penyimpangan Anggaran
Mahfud juga menyoroti target program MBG yang mencapai lebih dari 82 juta orang, padahal data Badan Pusat Statistik menunjukkan jumlah penduduk miskin sekitar 24 juta orang.
Ia menekankan pentingnya evaluasi terbuka, termasuk kesesuaian antara anggaran dan kualitas makanan yang diterima masyarakat.
Tetap Dukung Program MBG
Baca Juga:Meski mengkritik pelaksanaan program, Mahfud menegaskan dukungannya terhadap MBG karena merupakan salah satu janji kampanye Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan dan gizi masyarakat.
Ia menekankan bahwa tata kelola, transparansi, dan komunikasi harus diperbaiki agar program benar-benar bermanfaat.
"Programnya bagus dan perlu dilanjutkan. Tetapi tata kelolanya harus diperbaiki agar benar-benar bermanfaat bagi rakyat," tuturnya.*
(tm/dh)
DENDANG Polsek Dendang menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat sebagai upaya mempererat komunikasi sekaligus memperkuat siner
NASIONAL
BATU BARA Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Suka Maju, Kecamatan Tanju
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan secara resmi menutup kegiatan Pembinaan Tradisi dan Pembaretan 65 Bintara Remaja Satua
NASIONAL
JAKARTA Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menunda sidang perdana praperadilan jilid IV yang diajukan Roy Suryo terkait gugatan atas
NASIONAL
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan nasional mengalami perubahan pada perdagangan hari ini, Jumat (7/8/2026). Pusat Informasi Harga
EKONOMI
JAKARTA Komisi III DPR RI mendesak kepolisian mengusut tuntas penemuan 995 pucuk senjata, amunisi, serta barang bukti lain di sebuah sek
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua KomisiWakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai dugaan pencatutan nama Presiden Prabowo Subianto dalam
POLITIK
JAKARTA Pihak mantan Ketua Yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, akhirnya buka suara terkait temuan 995 pucuk senjat
NASIONAL
JAKARTA Wacana penerapan hukuman mati bagi koruptor kembali menuai perdebatan. Sejumlah aktivis hak asasi manusia (HAM) menolak usulan t
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memberikan kemudahan bagi pesantren dan sekolah berbasis keagamaan berasrama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi
NASIONAL