BREAKING NEWS
Selasa, 17 Maret 2026

Mahfud MD Kritik Pelaksanaan MBG, Soroti Keracunan Massal dan Potensi Korupsi

Adelia Syafitri - Selasa, 17 Maret 2026 10:08 WIB
Mahfud MD Kritik Pelaksanaan MBG, Soroti Keracunan Massal dan Potensi Korupsi
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD. (Foto: Tangkapan Layar Mahfud MD Official / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, menyoroti sejumlah persoalan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kritik itu disampaikan melalui unggahan di kanal YouTube resmi Mahfud MD pada Senin (16/3/2026).

Menurut Mahfud, program MBG memiliki tujuan mulia, yakni membantu pemenuhan gizi masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.

Baca Juga:
Namun, ia menekankan bahwa tata kelola program harus rapi dan efisien agar manfaatnya maksimal.

"Program MBG ini sangat bagus karena memberi makan kepada masyarakat yang membutuhkan. Tetapi yang perlu dipertanyakan adalah tata kelolanya," ujar Mahfud.

Kasus Keracunan dan Distribusi Tak Tepat

Mahfud mencontohkan sejumlah laporan keluhan masyarakat, seperti pengiriman bahan makanan mentah tanpa fasilitas penyimpanan memadai.

Di Pamekasan, sekolah menerima kiriman lele hidup untuk konsumsi beberapa hari ke depan tanpa lemari pendingin.

Selain itu, laporan keracunan makanan muncul di beberapa sekolah di Yogyakarta dan Jawa Barat.Ia menegaskan, pemerintah perlu memberikan penjelasan terbuka mengenai penyebab dan penanganan kasus tersebut.

Evaluasi manajemen dan distribusi, menurut Mahfud, menjadi kunci agar program berjalan optimal dan aman.

Target Penerima dan Potensi Penyimpangan Anggaran

Mahfud juga menyoroti target program MBG yang mencapai lebih dari 82 juta orang, padahal data Badan Pusat Statistik menunjukkan jumlah penduduk miskin sekitar 24 juta orang.

Ia menilai perlu ada kejelasan tentang kelompok sasaran agar bantuan tepat sasaran.Selain itu, Mahfud menyinggung kemungkinan penyimpangan anggaran jika mekanisme pengawasan tidak berjalan transparan.

Ia menekankan pentingnya evaluasi terbuka, termasuk kesesuaian antara anggaran dan kualitas makanan yang diterima masyarakat.

Tetap Dukung Program MBG

Baca Juga:
Meski mengkritik pelaksanaan program, Mahfud menegaskan dukungannya terhadap MBG karena merupakan salah satu janji kampanye Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan dan gizi masyarakat.

Ia menekankan bahwa tata kelola, transparansi, dan komunikasi harus diperbaiki agar program benar-benar bermanfaat.

"Programnya bagus dan perlu dilanjutkan. Tetapi tata kelolanya harus diperbaiki agar benar-benar bermanfaat bagi rakyat," tuturnya.*

(tm/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kritik Keras Jusuf Kalla: Komunikasi Pemerintah Tak Nyambung, Menteri Justru Bertengkar di Ruang Publik
Singgung Kasus Novel Baswedan, Komisi XIII DPR Minta Polisi Ungkap Aktor Intelektual Teror Aktivis KontraS
Rismon Sianipar Kembali Ke Jokowi: Politikus Kritis Berubah Arah, Apa yang Terjadi?
Ketika Kekerasan Menguji Komitmen Demokrasi
Rupiah Sempat Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Mengaku Dimaki Netizen di TikTok
Wamenkum Eddy Hiariej Tegaskan Pasal Penghinaan Presiden Bukan untuk Bungkam Kritik Publik
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru