Skenario Konstitusi Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK: Ini Alur Penggantian dan Sosok Potensial
JAKARTA Peneliti ISEASYusof Ishak Institute Made Supriatma mengungkap sejumlah skenario politik apabila Mahkamah Konstitusi (MK) mengabul
POLITIK
JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo merespons usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mendorong pembatasan penggunaan uang tunai dalam tahapan pemilu sebagai upaya mencegah praktik politik uang. Ia menilai kebijakan tersebut bukan solusi utama.
Ganjar mengatakan, pembatasan uang tunai memang dapat menjadi salah satu langkah pencegahan, namun tidak cukup untuk mengatasi akar persoalan politik uang di Indonesia.
"Usulan pembatasan penggunaan uang tunai itu bisa menjadi salah satu cara untuk mencegah politik uang, tapi bukan solusi utama," kata Ganjar kepada wartawan, Minggu (26/4/2026).Baca Juga:
Menurut Ganjar, upaya menekan politik uang harus dibarengi dengan langkah lain yang lebih komprehensif, terutama terkait penurunan biaya politik yang selama ini dinilai masih tinggi.
Ia mencontohkan perlunya negara menyediakan ruang kampanye yang lebih adil dan murah, seperti akses media, debat publik resmi, hingga fasilitas kampanye yang disediakan penyelenggara pemilu agar tidak membebani peserta.
Selain itu, Ganjar menekankan pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap praktik politik uang. Ia mendorong agar politik uang dikategorikan sebagai kejahatan pemilu serius dengan sanksi berat.
"Politik uang harus jadi kejahatan pemilu serius, dengan sanksi diskualifikasi, pembatalan kemenangan, atau larangan ikut pemilu," ujarnya.
Ganjar juga menyoroti pentingnya edukasi politik kepada pemilih agar tidak menganggap pemberian uang dalam pemilu sebagai hal yang wajar. Ia menilai kesadaran publik menjadi kunci penting dalam mencegah praktik tersebut.
Di sisi lain, ia mendorong penguatan demokratisasi internal partai politik serta sistem kaderisasi yang lebih baik untuk menghasilkan kandidat berintegritas.
Sebelumnya, KPK mengusulkan pembatasan penggunaan uang kartal dalam pemilu sebagai bagian dari strategi pencegahan politik uang. Usulan tersebut juga telah disampaikan kepada Presiden dan DPR sebagai bagian dari kajian pencegahan korupsi politik.*
(k/dh)
JAKARTA Peneliti ISEASYusof Ishak Institute Made Supriatma mengungkap sejumlah skenario politik apabila Mahkamah Konstitusi (MK) mengabul
POLITIK
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyoroti keberadaan sejumlah dokumen terkait ijazah Joko Widodo (Jokowi) yang disebut
POLITIK
MUARASABAK Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Muara Sabak terus meningkatkan pengawasan keselamatan dan keamanan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah telah menuntaskan kewajiban pembayaran obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Bank Indonesia (BI) sen
EKONOMI
JAKARTA Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung memeriksa
HUKUM DAN KRIMINAL
JATINANGOR Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Padjadjaran (UNPAD) terpilih menerima Program Beasiswa GENZI UPZ IKA UNPAD. Selain mendapatka
PENDIDIKAN
MEDAN Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membawa tantangan baru bagi pelaku seni, akademisi hingga fotografe
SENI DAN BUDAYA
BANDA ACEH Unit VI Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh mengamankan seorang pria berinisial AN (30) yang diduga terlibat kasus penggelapa
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Polisi menangkap pelaku pencurian sepeda motor yang telah diburu hampir dua bulan. Pelaku bernama Yogi Wardani (32) ditangkap d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang warga Deli Serdang, Indrayani, mengadukan sejumlah penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (
HUKUM DAN KRIMINAL