Presiden Prabowo Subianto saat tiba di Bandar Udara Internasional Sharm El-Sheikh, Republik Arab Mesir, 13 Oktober 2025. Untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh. (foto: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
"Di negara-negara maju, mantan pejabat biasanya membatasi diri untuk mengkritik penerusnya. Itu bentuk penghormatan kepada yang sedang bekerja," ujarnya.
Sebelumnya, Dino Patti Djalal dalam sebuah video di media sosial menyebut Presiden Prabowo Subianto cukup sering melakukan perjalanan luar negeri sejak menjabat.
Ia bahkan menyebut sekitar satu dari enam hari masa kepresidenan dihabiskan di luar negeri.
Dino juga menilai kunjungan kepala negara ke luar negeri memerlukan biaya besar, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga kebutuhan protokoler dan pengamanan.
Karena itu, ia menyarankan agar komunikasi diplomatik juga dapat diperkuat melalui jalur daring seperti telepon atau video call.*