BREAKING NEWS
Selasa, 02 Juni 2026

Prabowo Gandeng Megawati di Hari Pancasila, PDI-P Jadi Sorotan Publik

Johan - Selasa, 02 Juni 2026 10:33 WIB
Prabowo Gandeng Megawati di Hari Pancasila, PDI-P Jadi Sorotan Publik
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri saat menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026). (foto: Prabowo Subianto/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri kembali menunjukkan keakraban saat menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).

Usai upacara, Prabowo tampak menggandeng tangan Megawati sambil tersenyum.

Momen tersebut menjadi sorotan karena keduanya terlihat hangat di tengah agenda kenegaraan yang sarat simbol politik persatuan.

Baca Juga:

Sejumlah foto dan tayangan resmi Sekretariat Presiden memperlihatkan keduanya tidak hanya berinteraksi setelah upacara, tetapi juga menemui siswa sekolah dasar yang membawa bendera Merah Putih.

Dalam momen lain, Prabowo dan Megawati tampak duduk berdampingan di ruang pertemuan Gedung Kementerian Luar Negeri.

Kedekatan tersebut kembali menegaskan hubungan panjang kedua tokoh yang pernah berpasangan dalam Pilpres 2009, serta tetap menjaga komunikasi dalam berbagai momentum kenegaraan hingga saat ini.

Momen keakraban Prabowo dan Megawati dinilai sebagai simbol persatuan elite politik nasional.

Namun, di sisi lain, situasi tersebut juga memunculkan perhatian publik terhadap posisi politik PDI-P yang hingga kini berada di luar pemerintahan.

Sejumlah pihak menilai, hubungan personal yang hangat antara dua tokoh tersebut perlu tetap diimbangi dengan fungsi kontrol politik terhadap pemerintah.

Peneliti Senior Bidang Politik BRIN, Lili Romli, menilai keakraban keduanya merupakan bentuk kedewasaan politik yang patut diapresiasi.

Meski demikian, ia mengingatkan agar hubungan baik tersebut tidak menghilangkan fungsi pengawasan.

"Hubungan yang hangat itu baik, tetapi publik juga berharap sikap kritis tetap dijaga terhadap kebijakan pemerintah," ujarnya.

Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Prabowo kepada Megawati dalam rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila.

Menurut dia, momen tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan persaudaraan kebangsaan.

Hasto juga menegaskan bahwa hubungan kedua tokoh mencerminkan komitmen menjaga persatuan nasional dan memperkuat nilai-nilai Pancasila.

Meski demikian, PDI-P turut menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah, mulai dari isu ekonomi, fiskal, hingga tata kelola pemerintahan.

Menurut Hasto, tantangan tersebut merupakan akumulasi persoalan yang tidak bisa dibebankan hanya pada pemerintahan saat ini.

Di tengah apresiasi atas keakraban Prabowo–Megawati, publik tetap menyoroti pentingnya keseimbangan peran politik, terutama terkait fungsi check and balances dari partai di luar pemerintahan.

Situasi ini menjadikan hubungan antara kedekatan personal dan dinamika politik sebagai perhatian utama dalam lanskap politik nasional pasca peringatan Hari Lahir Pancasila.*


(km/ad)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Habiburokhman Respons Kritik Eks Wamenlu soal Prabowo Sering ke Luar Negeri: Ada Tendensi Serangan Politik
Bupati Batu Bara Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih
Pemprov Sumut Gelontorkan Rp12 Miliar untuk Revitalisasi SMA Negeri 20 Medan
Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.882, Ini Penyebabnya
BGN Bakal Terapkan MBG untuk Siswa Indonesia di Jeddah, Dadan Hindayana: Jika Disetujui Presiden
BRIN Minta Maaf Usai Salah Tampilkan Lambang Garuda Pancasila, Ini Kronologinya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru