Swiss Tumbangkan Aljazair 2-0! Embolo dan Ndoye Antar La Nati ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
VANCOUVER Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Aljazair dengan skor 20 pada pertandingan babak
OLAHRAGA
JAKARTA – Komisi II DPR RI melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu dengan fokus memperdalam Daftar Inventarisasi Masalah (DIM).
Upaya ini dilakukan agar substansi RUU semakin matang dan mampu menjawab berbagai persoalan dalam sistem kepemiluan di Indonesia.
Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, mengatakan langkah tersebut merupakan hasil rapat koordinasi antara Komisi II DPR RI dan pimpinan DPR RI mengenai kelanjutan pembahasan RUU Pemilu.Baca Juga:
"Ya, kami kemarin rapat koordinasi dengan pimpinan DPR terkait dengan RUU Pemilu. Kita sepakati untuk terus mempertajam daftar inventarisasi masalah," kata Rifqinizamy, Jumat, 3 Juli 2026.
Menurut Rifqinizamy, pembahasan RUU Pemilu tidak hanya melibatkan DPR dan pemerintah.
Pimpinan DPR juga meminta agar proses penyusunan regulasi ini membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memberikan masukan.
Ia menjelaskan, pimpinan DPR akan menyerap aspirasi dari berbagai kalangan, mulai dari pakar, akademisi, hingga para pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap sistem kepemiluan di Indonesia.
Selain itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad juga mendorong Komisi II untuk memperluas dialog dengan kelompok masyarakat di luar parlemen.
"Beliau memberikan arahan untuk kami melakukan silaturahmi kepada partai-partai nonparlemen dan organisasi kemasyarakatan," ujarnya.
Rifqinizamy mengatakan sejumlah organisasi yang akan diajak berdiskusi antara lain Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Perwakilan Umat Buddha Indonesia, organisasi keagamaan Kristen, serta berbagai organisasi masyarakat lainnya.
Menurut dia, pelibatan berbagai elemen tersebut bertujuan untuk memperoleh pandangan yang lebih luas mengenai arah demokrasi Indonesia di masa depan.
Komisi II DPR RI ingin memastikan bahwa penyusunan RUU Pemilu tidak hanya berangkat dari kepentingan politik di parlemen, tetapi juga mencerminkan aspirasi masyarakat secara lebih menyeluruh.
"Kita ingin melihat bagaimana ekspektasi serta konsep yang diberikan oleh partai-partai nonparlemen dan organisasi-organisasi tersebut terkait dengan blueprint kepemiluan dan demokrasi kita," kata politikus Partai NasDem itu.
Melalui proses tersebut, DPR berharap RUU Pemilu nantinya dapat menjadi landasan hukum yang mampu memperkuat kualitas demokrasi sekaligus menghasilkan sistem pemilu yang lebih efektif, adil, dan mampu menjawab tantangan penyelenggaraan pemilu di masa mendatang.* (di/ad)
VANCOUVER Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Aljazair dengan skor 20 pada pertandingan babak
OLAHRAGA
JAKARTA Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran, Romli Atmasasmita, menolak usulan pemberian hak keuangan tambahan bagi kepala daera
NASIONAL
RUSIA Rusia mulai mengimpor bensin dari India untuk mengatasi krisis bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di dalam negeri. Krisis tersebu
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tujuh orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Langkat, Syah Afa
HUKUM DAN KRIMINAL
YAHUKIMO Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan bahwa Tentara Pembebasan Nasional Papua BaratOrganisasi Papua Merdeka (TPNPBOPM)
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa reformasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia bukanlah sebuah beb
HUKUM DAN KRIMINAL
MANDAILING NATAL Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) kembali melanjutkan operasi penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (P
HUKUM DAN KRIMINAL
YAHUKIMO Komando Operasi (Koops) TNI Habema mengerahkan tiga helikopter untuk mengevakuasi jenazah pilot berkewarganegaraan Amerika Serika
PERISTIWA
JAKARTA Markas Besar (Mabes) TNI memberikan tanggapan terkait penyidikan yang dilakukan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Militer (J
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar meng
PENDIDIKAN